Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Malaysia Ingin Memediasi Konflik di Thailand Selatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2014 13:35 1:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2014 13:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintahan Thailand di bawah Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha sedang menyiapkan peraturan keamanan baru di provinsi bagian selatan, di mana militer mengatur pejabat-pejabat keamanan lokal dan perundingan dengan kelompok Islam.

Militer Thailand telah membentuk komite eksekutif dan komisi dialog perdamaian supaya pembicaraan perdamaian berlanjut. Komite kebijakan eksekutif akan dipimpin Perdana Menteri Prayuth. Pemerintah juga akan menunjuk ketua perunding baru.

Sebelumnya, koran Bangkok Post, Selasa (26/08/2014) mengutip Prayuth Chan-ocha, yang menyebutkan Malaysia ingin militer Thailand untuk memimpin perundingan damai dengan Muslim di wilayah selatan negara itu.

Permintaan Malaysia itu disampaikan setelah lima putaran negosiasi antara pemerintah Yingluck Shinawatra dan Muslim di Thailand Selatan mengalami kebuntuan.

Pengalaman Malaysia dalam membantu penandatanganan perjanjian perdamaian antara pemerintah Filipina dan Muslim di selatan negara itu, juga telah mendorong Kuala Lumpur untuk memainkan peran serupa dalam menyelesaikan konflik pemerintah Bangkok dengan Muslim di Thailand Selatan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, sebagian analis masih meragukan kemungkinan suksesnya pembicaraan itu karena perundingan sebelumnya mandek.

Selama pemerintahan Yingluck, perpecahan timbul antara pemerintah sipil dan militer sehingga menghambat upaya mengekang aksi-aksi kekerasan.

Muslim Thailand di mana mayoritas mereka berasal dari etnis Melayu, membentuk populasi sekitar lima persen dari total penduduk Thailand. Kebanyakan mereka tinggal di wilayah selatan yang berdekatan dengan perbatasan Malaysia.

Penduduk di Thailand Selatan sejak dekade 1960 terlibat perang dengan pemerintah pusat karena kurangnya perhatian Bangkok terhadap pembangunan ekonomi dan sosial di wilayah itu.

Konflik tersebut khususnya sejak tahun 2004 semakin memanas dan sampai sekarang telah menewaskan lebih dari lima ribu orang. Hal ini dipicu oleh penentangan kaum Muslim terhadap undang-undang yang diterapkan oleh pemerintah mayoritas Buddha di Bangkok.

Sebelumnya, juru bicara Barisan Revolusi Nasional (BRN) Thailand Selatan mengatakan bahwa jika pemerintah Bangkok punya kesiapan, gerakan-gerakan Muslim di selatan juga siap untuk menggelar perundingan. Dari sisi lain, mereka tahu bahwa Malaysia tidak memiliki masalah dengan pemerintah baru Thailand dan Kuala Lumpur dapat memainkan perannya sebagai mediator.

Pernyataan Perdana Menteri Prayuth dapat menjadi sinyal atas terobosan pemerintah baru Thailand untuk memulai perundingan damai dengan Muslim di selatan dan itu pun dengan mediasi Malaysia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MalaysiaMuslimthailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jadi Ketua AKP dan PM Turki Davutoglu Janji Harmonis dengan Presiden Erdogan
Tulisan selanjutnya Tiga Pilar Penting Pendidikan Islam bagi Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?