Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Al-Qassam Umumkan Syahidnya Sinwar, Begini Pernyataan Lengkapnya

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2024 21:30 9:30 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 18 Oktober 2024 21:30
Bagikan
Bagikan

Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer perlawanan Hamas mengumumkan syahidnya Yahya Sinwar, pemimpin Hamas, sebagai syuhada dalam pertempuran melawan penjajah ‘Israel’. Sinwar, yang dikenal dengan nama “Abu Ibrahim”, syahid saat memimpin perjuangan mempertahankan Masjid Al-Aqsa dan hak-hak rakyat Palestina.

Dalam pernyataan resminya, Al-Qassam menegaskan bahwa gugurnya Sinwar adalah bukti komitmen pemimpin Hamas yang senantiasa berada di garis depan perjuangan.

Al-Qassam memuji perjalanan jihad Sinwar yang penuh kehormatan. Ia disebut sebagai bagian dari generasi pendiri Hamas yang mengorbankan masa mudanya dalam penjara selama lebih dari dua dekade. Setelah bebas melalui kesepakatan “Wafa al-Ahrar”, Sinwar tetap teguh di jalan perlawanan, memimpin berbagai operasi besar termasuk “Thaufan al-Aqsa” dan menjalin solidaritas dengan faksi-faksi perlawanan lainnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perlawanan tidak akan berakhir meski para pemimpin mereka gugur. “Syahid adalah keinginan tertinggi para pemimpin kami,” tegas Al-Qassam. Mereka menekankan bahwa darah para pemimpin seperti Sinwar akan menjadi penerang jalan pembebasan dan penyemangat perjuangan hingga penjajah Zionis terakhir diusir dari tanah Palestina.

Begini pernyataan lengkapnya:

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka hidup di sisi Tuhan mereka dengan mendapat rezeki.”

Pernyataan militer dari Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam

Wahai putra-putri bangsa Palestina yang berjihad, wahai umat Arab dan Islam:

Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam dengan bangga mengumumkan syahidnya komandan besar, Yahya Sinwar “Abu Ibrahim”, pemimpin Gerakan Perlawanan Islam Hamas, yang gugur sebagai syuhada dalam pertempuran paling mulia demi membela Masjid Al-Aqsa yang diberkahi, rakyat kami, dan hak-hak sah mereka. Merupakan kebanggaan bagi gerakan kami bahwa para pemimpin mengorbankan diri sebelum prajurit, dan mereka maju di barisan terdepan dalam kafilah syuhada dari rakyat kami yang telah menyerahkan jiwa dan darah mereka di jalan Allah dan dalam perjuangan membebaskan Palestina. Komandan kami gugur di antara saudara-saudara pejuangnya, sebagai pahlawan yang berjuang melawan penjajah yang mengira Gaza akan mudah ditaklukkan oleh tentara pengecut mereka.

Perjalanan hidup komandan kami “Abu Ibrahim” adalah perjalanan jihad yang penuh kehormatan. Ia adalah bagian dari generasi pendiri Gerakan Perlawanan Islam Hamas serta sayap militer dan keamanan gerakan tersebut. Ia mengorbankan masa mudanya sebagai tahanan di penjara penjajah selama lebih dari dua puluh tahun sebelum ia dibebaskan dengan kepala tegak dalam kesepakatan “Wafa al-Ahrar”. Setelah dibebaskan, ia tidak mau berhenti dari jalan jihad, dan terus terlibat dalam aktivitas militer gerakan ini di tiga wilayah. Ia memainkan peran penting dalam penyatuan front perlawanan menuju Yerusalem, kemudian memimpin gerakan di Gaza, dan kepemimpinannya membawa perubahan besar dalam bidang dakwah, politik, dan militer, yang berpuncak pada operasi “Thaufan al-Aqsa”. Selain itu, ia juga memimpin jalur hubungan nasional dan kerja sama perlawanan, sebelum akhirnya mengambil alih kepemimpinan gerakan di dalam dan luar Palestina setelah syahidnya komandan besar Ismail Haniyah.

Faksi-faksi perlawanan, terutama Hamas, ketika memutuskan untuk terjun dalam pertempuran besar dan menentukan ini dalam sejarah perjuangan rakyat Palestina dan umat kami, sepenuhnya menyadari bahwa harga pembebasan sangat mahal, seperti yang telah dibayar oleh semua bangsa sebelum terbebas dari penjajah mereka. Hamas siap berada di garis depan, bersama putra-putri rakyatnya, menolak tunduk pada musuh atau berdiam diri terhadap kezaliman dan perampokan hak-hak sah rakyat kami. Jihad kami tidak akan berhenti sampai Palestina dibebaskan, Zionis terakhir diusir, dan semua hak-hak sah kami dipulihkan. Bukti terbaiknya adalah bahwa setelah satu tahun pertempuran “Thaufan al-Aqsa”, rakyat kami tidak hancur atau menyerah meskipun telah membayar harga yang mahal dan meskipun menghadapi kejahatan genosida Zionis yang brutal.

Musuh yang kriminal ini benar-benar keliru jika berpikir bahwa dengan membunuh para pemimpin perlawanan seperti Sinwar, Haniyah, Nasrallah, Arouri, dan lainnya, mereka dapat memadamkan semangat perlawanan atau membuatnya mundur. Perlawanan justru akan terus berlanjut dan meningkat hingga tujuan rakyat kami tercapai. Syahid adalah keinginan tertinggi bagi para pemimpin kami, dan darah mereka akan menjadi lentera yang menerangi jalan pembebasan serta api yang membakar para penyerang. Para pemimpin kami telah meninggalkan ratusan ribu mujahidin dari bangsa kami yang bertekad melawan penjajah Zionis sampai Palestina dan Masjid Al-Aqsa bersih dari najis mereka, dan mereka diusir dari tanah kami dengan izin Allah.

Dan ini adalah jihad: kemenangan atau syahid. Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam – Palestina Jumat, 15 Rabiul Akhir 1446 H Bertepatan dengan 18 Oktober 2024 M

Baca juga: Yahya Sinwar: Sang Perancang ‘Operasi Taufan Al-Aqsha’

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-QassamHAMASHeadlineisraelpalestinaPemimpin Hamas Yahya SinwarPilihan RedaksiYahya Sinwar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Pria Jepang Rutin Datangi Kedubes ‘Israel’ Hanya untuk Melakukan Ini
Tulisan selanjutnya Sebut Simbol Perlawanan, Al-Azhar Al-Syarif Berbelasungkawa atas Syahidnya Yahya Sinwar Sebut Simbol Perlawanan, Al-Azhar Berbelasungkawa atas Syahidnya Yahya Sinwar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih

Berita
29 Juli 2026 13:39
Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan
Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
Ketua Umum MUI Usulkan Danantara Syariah Indonesia untuk Perkuat Ekonomi Umat
Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa

Terbaru

  • Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya
  • Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
  • MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
  • Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?
  • MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat
  • Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
  • Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
  • KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara
  • Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan
  • Prof Masykuri Abdillah: Rekomendasi KUII VIII Harus Dikawal hingga Menjadi Kebijakan Publik

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?