Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kedutaan Amerika di Libya Diserang Kelompok Bersenjata

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 September 2014 13:07 1:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 September 2014 13:07
Bagikan
Serangan atas misi diplomatik Amerika di Benghazi, Chris Stevens (kanan).
Bagikan

Hidayatullah.com–Komplek Kedutaan Amerika Serikat di ibukota Libya, Tripoli, diserang oleh sekelompok orang bersenjata, tetapi di tempat itu tidak tampak orang Amerika sebab kedutaan telah mengevakuasi stafnya lebih dari satu bulan lalu.

Serangan itu terjadi pada hari Ahad (31/8/2014) seiring dengan maraknya pertempuran antar kelompok bersenjata di Tripoli dan Benghazi, kota kedua terbesar di Libya di bagian timur, lansir Libya Herald.

Meskipun AS menghentikan sementara aktivitas misi diplomatiknya di Tripoli untuk kedua kalinya dalam 3 tahun terakhir pada Juli lalu, Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan bahwa kedutaan itu tidak tutup dan stafnya telah dievakuasi ke negara tetangga, Tunisia.

Februari 2011 Kedubes AS menghentikan operasinya saat pemberontakan rakyat terjadi di seluruh Libya untuk menggulingkan rezim Muammar Qadhafi. Setelah pembentukan pemerintah transisi pada Juli 2011 AS mengaktifkan kembali kedutaannya pada bulan September.

Pemerintahan Presiden Obama menjadi sensitif terutama berkaitan dengan keamanan stafnya di Libya sejak terjadi serangan pada 11 September 2012, di mana kantor konsulatnya di Benghazi diserang dan duta besar Chris Stevens serta tiga warga negara AS lainnya tewas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak Qadhafi digulingkan oleh kelompok-kelompok bersenjata dengan dukungan serangan udara AS dan sekutunya, hingga saat ini kelompok-kelompok bersenjata di Libya tidak berhenti saling menyerang demi memperebutkan pengaruh dan kekuasaan di Libya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kota Makkah Pastikan Kebersihan Saat Musim Haji
Tulisan selanjutnya Menteri Zionis Ribut, Usai Perang di Gaza Anggaran Bakal Dipangkas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?