Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Unit 8200, Pasukan Siber ‘Israel’ dan Perannya Memata-Matai Pejuang Palestina (2)

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Januari 2025 16:41 4:41 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Januari 2025 16:39
Bagikan
Unit 8200, Pasukan Siber ‘Israel’
Bagikan

Reputasi unit 8200 dan unit keamanan militer ‘Israel’ lain dianggap tercoreng karena gagal mencegah serangan sayap militer Hamas, Izuddin Al-Qassam pada 7 Oktober 2023

Artikel 1

Memata-matai warga Gaza

Hidayatullah.com | SELAIN kegiatan mata-mata yang menargetkan warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki, misi Unit 8200 juga melibatkan “menggabungkan alat siber ofensif” bersama “pertahanan” dunia maya, menurut seorang perwira senior dari divisi yang dikutip dalam laporan Ynet 2018.

Budaya unit ini ditandai dengan “tingkat kebebasan yang tidak biasa”. Para personelnya dipilih dari kaum muda berusia akhir belasan dan awal 20-an, beberapa di antaranya diidentifikasi dari program sekolah menengah yang sangat kompetitif, dan banyak di antaranya yang kemudian berkarier di sektor teknologi tinggi dan keamanan siber yang sedang berkembang pesat di ‘Israel’.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Banyak di antaranya telah melanjutkan karier di sektor teknologi tinggi dan keamanan siber ‘Israel’ yang sedang berkembang pesat.

Mantan anggota mengatakan budaya unit tersebut menyerupai perusahaan rintisan dengan tim kecil yang menangani masalah dengan tingkat kebebasan yang tidak biasa yang dirancang untuk menumbuhkan kreativitas.

Menurut Reuters, Unit 8200 setara dengan Badan Keamanan Nasional AS atau GCHQ Inggris. Ia merupakan unit militer tunggal terbesar di IDF.

Unit ini merupakan turunan dari unit pembobolan kode dan intelijen awal yang dibentuk saat berdirinya negara palsu “‘Israel’” pada tahun 1948.

Aktivitasnya biasanya sangat rahasia dan berkisar dari intelijen sinyal hingga penambangan data dan serangan serta serangan teknologi.

“Beberapa operasi yang diduga melibatkan unit ini termasuk serangan virus Stuxnet 2005-10 yang melumpuhkan sentrifus nuklir Iran, serangan siber 2017 terhadap perusahaan telekomunikasi negara Lebanon Ogero, dan penggagalan serangan ISIS terhadap pesawat sipil yang terbang dari Australia ke Uni Emirat Arab pada tahun 2018,” tulis Rueters.

Tahun lalu, komandannya mengatakan dalam sebuah konferensi di Tel Aviv bahwa unit tersebut telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu memilih target Gerakan Perlawanan Islam (Hamas).

Namun tahun 2014, sekelompok 43 prajurit cadangan IDF menerbitkan surat terbuka yang mengecam pengawasan “tidak etis” oleh unit tersebut terhadap warga Palestina yang tidak terlibat dalam aksi perlawanan.

Selain memata-matai warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki, unit ini beroperasi di semua wilayah, termasuk zona pertempuran, dan di masa perang terintegrasi erat dengan markas komando tempur.

Namun bersama lembaga pertahanan dan keamanan ‘Israel’ lainnya, reputasi Unit 8200 dianggap tercoreng karena gagal mencegah serangan 7 Oktober 2023 oleh para pejuang Izuddin Al-Qassam dan komandan unit tersebut mengumumkan bulan ini bahwa ia akan mengundurkan diri.* trt,rtr

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASIzuddin al-QassamJalur Gazakeamanan militer IsraelTentara siberUnit 8200
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baznas RI Bekomitmen Bantu Bangun Kembali Jalur Gaza  
Tulisan selanjutnya Ratusan LGBTQ+ Kawin Resmi di Thailand

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?