Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Isu Reshuffle Kabinet, Drama Memuakkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Maret 2011 09:53 9:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Maret 2011 09:53
Bagikan
Bagikan

Salam,

Sebut saja namanya Pujito. Dia asli Surabaya. Kerja sehari-harinya sebagai tukang pemulung. Siang itu, lelaki paruh baya ini makan siang di sebuah warung di Surabaya bagian Timur. Tubuh gelapnya tampak letih. Cucuran keringat tampak jelas di sekujur tubuhnya.

Siang yang terik itu, Pujito mengayuh becak yang berisikan barang bekas itu. Hidup Pujito memang tergantung hasil pulunganya. Tak ada barang bekas berarti harus puasa. Sebab, hidup di zaman sekarang tak ada makan gratis. Semuanya bayar. Hatta buang air kecil pun.

Di Surabaya, di tempat saya sekarang tinggal, pemulung seperti Pujito banyak didapati. Hampir di tempat pembuangan sampah ada gubuk-gubuk kecil pemulung. Di pagi buta, mereka berkeliaran dari tong sampah ke tong sampah lainnya memungut sampah. Barang yang sebenarnya menjijikkan dan tidak dipakai lagi.

Itu baru sosok pemulung. Belum lagi pengemis, pengamen dan anak gelandangan. Di kereta api ekonomi, misalnya. Jika Anda naik, apa yang Anda lihat? Hampir tiap sepuluh menitnya ada pengemis. Mereka dari segala jenis umur: kecil, muda, tua hingga kakek-nenek. Bahkan ada yang cacat. Ini realitas nyata.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Ketika mereka kesusahan mencari makan, apa yang dilakukan pemerintah? Membantunya?

Pemerintah justru sibuk menggelindingkan bola panas isu reshuffle kabinet. Beberapa kurun waktu terakhir, berbagai media, baik elektronik dan cetak sibuk membicarakan isu memuakkan tersebut. Seolah-olah, pemerintah hanya bekerja untuk membagi-bagikan kekuasaan.

Bagi saya, sebagai rakyat kecil, ini adalah drama paling memuakkan.

Dan, ketika drama itu kian panas dan akan berending, eh ternyata tiba-tiba presiden tidak akan melakukan perombakan kabinet. Ini seperti lagu “Presiden yang memulai dan presiden yang mengakhiri.” Pantas saja, jika banyak pihak yang menuding jika presiden seolah sengaja membiarkan bola panas itu bergerak. Apa gunanya isu tersebut sengaja dihembuskan?

Padahal, di sela-sela isu tersebut, berbagai masalah terjadi. Seperti kelangkaan BBM di Riau dan Dumai, misalnya. Bisa-bisanya, di daerah yang kaya akan minyak itu justru kekurangan pasokan BBM. Walhasil, masyarakat di sana harus mengantri untuk membeli BBM dan otomatis mengganggu stabilitas perekonomian masyarakat.

Belum lagi untuk kasus korupsi, mafia pajak dan kasus hukum lainnya. Sebagai rakyat kecil, saya seolah tak habis pikir: secara subtantif, angket mafia pajak adalah untuk membongkar jaringan mafia pajak selama ini, tapi, kenapa justru gagal. Malah, partai yang tergabung dalam koalisi tersebut (PKS dan Golkar) partai yang mendukung hak angket tersebut ingin dikeluarkan dari koalisi karena dinilai tidak setia. Lantas, kesetiaan itu diukur dari apa?

Belum lagi tentang sembilan kebohongan yang dirilis lintas agama. Pemerintah, bukannya merespon dengan tindakan nyata, justru seolah menyerang balik. Sungguh miris melihatnya. Inikah potret pemerintah yang baik?

Karena itu, pemerintah sudah saatnya mengakhiri drama yang tak bermutu itu. Pemerintah harus membuat drama yang baik, memiliki nilai jual tinggi dan berending baik. Baik untuk pemerintah dan rakyanya. Tapi, kira-kira kapan, ya? Semoga ini bukan utopia rakyat jelata semata. Amin.

Saiful

Rakyat Kecil, tinggal di Surabaya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ruhul Islam Sultan Abdul Hamid II
Tulisan selanjutnya Dilema Zakat sebagai PAD di Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?