Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Appdet: Media Sosial Buatan Indonesia untuk Suarakan Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Mei 2025 11:03 11:03 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 Mei 2025 11:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gelombang kekecewaan terhadap perusahaan teknologi raksasa Meta—induk Facebook dan Instagram—terus menguat. Pasalnya, ribuan akun pro-Palestina dilaporkan ditutup dan kontennya dihapus secara sepihak oleh Meta, dengan dalih melanggar “panduan komunitas”.

Laporan Human Rights Watch (HRW) yang dikutip dari Al Jazeera (21 Desember 2023) menyebutkan bahwa Meta telah menyensor lebih dari 1.000 kasus di 60 negara, termasuk ekspresi damai yang mendukung Palestina.

HRW menyatakan bahwa pola penindasan ini merupakan bentuk pembungkaman kebebasan berbicara secara sistematis.

Appdet: Produk Anak Bangsa Mendukung #FreePalestine

Lahir dari semangat perlawanan terhadap penyensoran, Hanny Kristianto tokoh publik sekaligus aktivis dakwah digital dan timnya resmi meluncurkan Appdet, sebuah aplikasi media sosial karya anak bangsa.   Appdet saat ini sudah tersedia untuk diunduh melalui Playstore, meskipun masih dalam tahap pengembangan.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Dalam unggahan Instagram pribadinya (@hannykristianto_id), ia menyatakan kekecewaannya terhadap Meta yang dianggap berlaku dzalim terhadap para pendukung kemerdekaan Palestina.

“Saya sudah muak, kesal dengan kezaliman si Meta,” tulis Hanny dalam unggahannya.

“Maka dengan لا حول ولا قوة إلا بالله saya dan tim membuat aplikasi media sosial pertama asli buatan Indonesia,” tulisnya.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Hanny berharap peluncuran Appdet sebagai momen bersejarah.

“Sejak Indonesia merdeka, sejak Presiden Soekarno, bangsa ini belum punya media sosial sendiri. Alhamdulillah, sekarang kita punya: Appdet.”

Keunggulan Appdet

Appdet menawarkan berbagai fitur unggulan, di antaranya:

Kebebasan Bersuara: Pengguna bebas menyuarakan dukungan terhadap Palestina tanpa khawatir terkena sensor.

Fitur Unggahan Fleksibel: Pengguna dapat menambah, mengubah, atau menghapus foto lama tanpa mengubah tanggal unggahan.

Terus Berkembang: Tim pengembang terus menyempurnakan fitur-fitur baru demi kenyamanan pengguna.

Appdet menurutnya bukan sekadar aplikasi. Ia adalah simbol kemandirian digital dan bentuk nyata solidaritas untuk kemanusiaan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Appdetdakwah digitalHanny Kristiantopalestinapenyensoran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aceh Tetapkan Jam Malam untuk Pelajar
Tulisan selanjutnya Pro-Kontra Pelajar Dikirim ke Barak Militer, PII Siap Menjadi Wadah Pembinaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?