Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mengidolakan Damkar Pemuda Amerika Sengaja Bakar Semak dan Bunuh Petugas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Juli 2025 20:13 8:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Juli 2025 20:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pemuda berusia 20-an tahun di Idaho, Amerika Serikat, yang mengidolakan damkar sengaja membakar semak dan membunuh beberapa petugas pemadam kebakaran.

Dua personel damkar Frank Harwood dan John Morrison, terbunuh dan petugas ketiga, Dave Tysdal, terluka setelah Wess Roley melepaskan tembakan setibanya mereka di lokasi kebakaran di Canfield Mountain, sebelah utara Coeur d’Alene, hari Ahad (29/6/2025).

Setelah perburuan selama berjam-jam, tim gerak cepat kepolisian SWAT menemukan seorang pria tewas — diidentifikasi sebagai Roley — di dekat lokasi kejadian.

Kootenai County Sheriff, Bob Norris, dalam konferensi pers hari Senin (30/6/2025) mengatakan Roley pernah bercita-cita ingin menjadi petugas damkar, lansir BBC.

Kakeknya juga mengatakan kepada NBC News bahwa cucunya tersebut sebenarnya sangat mengagumi dan menghormati aparat hukum.

Baca Juga

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

Dale Roley mengatakan cucunya sudah lama berusaha untuk mendapatkan pekerjaan sebagai anggota damkar, dan menjadi bagian dari tim yang diidolakannya itu.

“Dia sangat mencintai damkar,” ujar Dale Roley. “Tidak habis pikir dia justru menembaki petugas damkar. Dia mungkin ditolak atau entah karena hal lain.

”Sheriff Norris mengatakan tersangka merupakan tunawisma dan dia menyerang petugas setelah mereka menyuruhnya memindahkan kendaraannya, yang merupakan tempat tinggalnya selama ini.

“Ada interaksi dengan para petugas damkar,” kata Norris. “Berkaitan dengan kendaraannya yang diparkir di tempat itu.”

Penyidik meyakini Roley menggunakan batu api yang ditemukan di dekat jasadnya untuk sengaja menyulut api.

“Itu merupakan aksi penyergapan,” kata Norris kepada awak media. “Para petugas damkar itu sama sekali tidak menyangka.”

Satu petugas yang tewas bekerja untuk damkar kota setempat, sementara seorang lainnya untuk Kootenai County Fire and Rescue.

Petugas damkar ketiga saat ini masih kritis tetapi kondisi stabil, imbuh Norris.

Petugas menerima panggilan pertama tentang kebakaran di permukiman di pegunungan itu sekitar pukul 13:21 siang waktu setempat, dan 40 menit kemudian ada laporan masuk tentang petugas damkar yang ditembaki, papar Norris.

Kebakaran yang diberi nama Nettleton Gulch Fire meluas hingga menghanguskan 26 hektar dan terus berkobar pada hari Senin, kata Norris. Tidak ada bangunan yang rusak, dan aparat berharap api dapat dipadamkan pada Senin malam.

Lebih dari 300 aparat hukum dari wilayah kota, county, negara bagian dan federal turun ke lapangan ketika kasus penembakan terjadi, berikut dua helikopter dan penembak jitu di dalamnya.

Pihak berwenang menyakini pelaku menggunakan senapan berkekuatan besar ketika menembaki petugas, sehingga aparat tidak mengetahui pasti berapa jumlah pelaku di awal kejadian.

Petugas kemudian menemukan sebuah senjata api, serta beberapa peluru dan selongsong yang diduga berasal dari senapan yang ditemukan. Mereka menduga ada senjata lain yang disembunyikan di daerah pegunungan itu.

Setelah terlibat baku tembak, tersangka berhasil ditemukan lokasinya dari hasil pelacakan terhadap ponselnya di sebuah jalur pendakian yang populer di kalangan wisatawan. Jalur itu pada Ahad petang dipakai ratusan pendaki.

“Sepertinya dia menembak dirinya sendiri,” kata Norris kepada para reporter tentang pelaku yang ditemukan tidak bernyawa.

Pelaku pindah ke Idaho pada 2024. Dia pernah berurusan dengan polisi karena menerobos area sebuah restoran.

Saat melakukan upaya penangkapan, supaya tersangka tidak kabur, petugas melumpuhkan mobilnya dan mendorongnya ke jurang. Petugas belum bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kendaraan tersebut.

Beberapa mobil damkar juga dikempeskan bannya supaya tidak dipakai untuk melarikan diri.

Norris juga membantah kabar palsu yang beredar di media sosial bahwa tersangka memiliki keterkaitan dengan jihad Islam.

Menurut tulisan ibunya di media sosial, tersangka pindah dari Arizona ke Idaho pada 2023 untuk bekerja di perusahaan jasa pemangkasan pohon milik ayahnya.

Ibunya menulis pada Oktober 2024 bahwa putranya itu hidup dengan baik di Idaho.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatdamkar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Standardisasi dai MUI ke-40 KH Ahmad Zubaidi Gelar Standardisasi Dai ke-40, MUI Tekankan 3 Poin Penting dalam Berdakwah
Tulisan selanjutnya Wanita Denmark Kena Wajib Militer, Dipilih Lewat Undian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Berita
26 September 2026 17:18
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Terbaru

  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

27 September 2026 05:06
Berita

Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

26 September 2026 17:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?