Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

“Darah Gaza di Tangan Kalian”, Pidato Abu Ubaidah Guncang Pemimpin Arab

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Juli 2025 22:45 10:45 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Juli 2025 22:44
Bagikan
Juru Bicara Jihad Islam Palestina Abu Hamza
Bagikan

Hidayatullah.com– Juru bicara sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam, Abu Ubaidah, kembali muncul dalam sebuah video yang dirilis hari ini. Dalam pidato tegas berdurasi belasan menit itu, Abu Ubaidah menyampaikan serangkaian pesan penting, termasuk kecaman terhadap pemimpin Arab dan seruan untuk mengakhiri kebungkaman terhadap genosida ‘‘Israel’’ di Gaza.

Abu Ubaidah membuka pidatonya dengan menyebut bahwa agresi ‘Israel’ telah berlangsung lebih dari empat bulan, sejak mereka melanggar perjanjian gencatan senjata terakhir. Ia menyebut bahwa selama periode ini, pejuang Al-Qassam telah berhasil menewaskan dan melukai ratusan tentara ‘Israel’ serta menyebabkan ribuan lainnya menderita trauma psikologis.

Abu Obeida's best speech, everyone should hear itpic.twitter.com/KT494tyFWU

— Ahmed Hassan 🇾🇪 أحمد حسن زيد (@Ahmed_hassan_za) July 18, 2025

“Para pejuang kami terus mengejutkan musuh dengan taktik dan metode baru, mengambil pelajaran dari konfrontasi terpanjang dalam sejarah rakyat kami,” ujarnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, menurutnya, sayap militer Hamas telah meluncurkan sejumlah operasi penangkapan terhadap tentara ‘Israel’ sebagai bagian dari strategi perang atrisi.

“Kami siap melanjutkan perlawanan panjang ini, apa pun bentuk agresi yang dilancarkan musuh,” kata Abu Ubaidah. Ia menegaskan bahwa tujuan Al-Qassam saat ini adalah menimbulkan kerugian signifikan di pihak musuh serta melaksanakan operasi khusus dan penyanderaan.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Abu Ubaidah menyoroti bahwa penjajah terus mendapatkan dukungan logistik dan militer dari kekuatan besar dunia. Sebaliknya, dunia Arab dan Islam menurutnya hanya menjadi penonton atas tragedi yang menimpa rakyat Gaza, termasuk kelaparan, kekurangan air, dan obat-obatan.

“Leher para pemimpin, elit, dan ulama umat terbebani oleh darah puluhan ribu orang tak bersalah akibat kebisuan mereka,” ujarnya tajam.

Ia juga menyatakan bahwa genosida yang dilakukan ‘‘Israel’’ tidak akan terjadi jika para pemimpin Arab dan Islam tidak menunjukkan sikap impunitas, diam, atau bahkan pengkhianatan.

“Kami tidak membebaskan siapa pun dari tanggung jawab atas pertumpahan darah ini. Setiap orang yang memiliki kemampuan bertindak—dengan cara apa pun—turut bertanggung jawab,” katanya.

Di sisi lain, Abu Ubaidah memberikan penghormatan kepada masyarakat dunia yang berani berdiri membela rakyat Palestina meskipun menghadapi risiko tinggi.

Mengenai proses perundingan yang tengah berlangsung, ia mengungkap bahwa Hamas telah beberapa kali menawarkan kesepakatan komprehensif yang mencakup pembebasan semua sandera ‘‘Israel’’ yang ditahan.

Namun, menurutnya, tawaran tersebut ditolak oleh pemerintahan Netanyahu. “Jelas bagi kami bahwa mereka tidak peduli dengan tentara mereka yang ditangkap,” ungkapnya.

Ia juga memperingatkan bahwa jika penjajah ‘‘Israel’’ tetap bersikukuh dalam perundingan, maka tidak ada jaminan untuk adanya kesepakatan parsial di masa depan.

Lebih lanjut, Abu Ubaidah menyebut bahwa ‘‘Israel’’ kini telah mencapai titik kegagalan moral dan strategis dalam menghadapi perlawanan, terbukti dari tindakan mereka yang disebutnya sebagai kejahatan perang, pembersihan etnis, dan penyiksaan terhadap warga sipil.

“Zionis sekarang bahkan berencana membangun kamp penahanan gaya Nazi dengan label kemanusiaan palsu,” katanya. Ia menegaskan bahwa kebencian dunia terhadap Zionisme bukan karena propaganda anti-Semitisme, tapi karena kejahatan kemanusiaan yang mereka lakukan sendiri.

Sebagai penutup, Abu Ubaidah menyampaikan penghormatan mendalam kepada rakyat Palestina di Gaza yang tetap tegar dan bersabar dalam menghadapi penderitaan.

“Kami mencium kepala rakyat kami yang teguh, sabar, dan menantang,” ucapnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:abu ubaidahBrigade Izzuddin Al-Qassamgazagenosida GazaHeadlineisraelpemimpin Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zakir Naik Tolak Monetisasi Dakwah: Simak Biaya Siaran Peace TV
Tulisan selanjutnya Forum Lintas Agama dan Tokoh Bandung Deklarasikan Dukungan untuk Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?