Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Warga Gaza Mulai Kembali ke Rumah Lewat Jalan Pesisir

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2025 21:43 9:43 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Oktober 2025 21:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kamera  stasiun televisi Al-Ghad  pada Jumat pagi merekam pemandangan yang selama dua tahun terakhir nyaris mustahil terlihat di Jalur Gaza:  ratusan keluarga Palestina berjalan pulang menuju Kota Gaza  melalui  Jalan Al-Rashid , jalur pesisir barat yang kini kembali terbuka setelah perjanjian gencatan senjata resmi diberlakukan.

عودة آلاف النازحين إلى مدينة #غزة#غزه_تنتصر #غزة_العزة #غزة_انتصرت pic.twitter.com/ptwxZx8U1E

— معتصم اليمني (@mutasemalyemmen) October 10, 2025

Laporan dari jurnalis Al-Ghad menyebutkan,  arus besar pengungsi yang kembali  mulai tampak sejak dini hari. Mobil-mobil dan truk sarat dengan keluarga, anak-anak, serta tumpukan barang rumah tangga memenuhi jalan, sementara sebagian lainnya berjalan kaki menempuh jarak lebih dari delapan kilometer dari wilayah tengah Gaza.

“Banyak dari mereka berjalan di bawah terik matahari, membawa sedikit barang yang tersisa. Tapi wajah mereka penuh tekad—mereka ingin pulang, ingin hidup lagi,” lapor koresponden Al-Ghad dari lokasi.

Tanda Fase Baru Setelah Dua Tahun Perang

Kembalinya warga ini menjadi  sinyal kuat dimulainya fase baru di Gaza , menyusul  mulainya pelaksanaan perjanjian gencatan senjata  yang disepakati antara  ‘Israel’ dan faksi-faksi perlawanan Palestina , termasuk Hamas.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Menurut pernyataan resmi militer penjajah ‘Israel’,  gencatan senjata mulai berlaku Jumat pukul 12.00 siang waktu setempat . Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa pasukan ‘Israel’ telah “menempatkan diri pada garis operasi baru” sesuai ketentuan perjanjian, yang juga mencakup  pertukaran tahanan dan penarikan pasukan bertahap .

Sumber-sumber penjajah mengonfirmasi bahwa  pemerintah Netanyahu menyetujui perjanjian tersebut secara resmi pada Jumat dini hari , dalam pertemuan tertutup yang juga dihadiri oleh dua penasihat utama Presiden AS Donald Trump,  Jared Kushner dan Steve Witkoff .

Isi Kesepakatan

Menurut laporan Kanal 12 ‘Israel’, tahap pertama kesepakatan ini mencakup:

  • Pembebasan 20 tawanan ‘Israel’ yang masih hidup,
  • Pemulangan jenazah tawanan yang telah gugur,
  • Pembebasan 2.000 tahanan Palestina , dan
  • Penerapan mekanisme 72 jam untuk implementasi penuh  tanpa upacara seremonial.

Di Gaza, banyak yang menyambut kesepakatan ini sebagai  kemenangan moral  atas penderitaan panjang dan agresi militer yang telah menewaskan  lebih dari 67.000 warga Palestina  serta melukai  hampir 170.000 orang lainnya , kebanyakan di antaranya perempuan dan anak-anak.

Tanpa Hambatan dari Pasukan ‘Israel’

Koresponden Al-Ghad melaporkan bahwa arus balik warga  berlangsung tanpa gangguan dari pasukan ‘Israel’, sesuatu yang sebelumnya tak terbayangkan selama masa perang.

Tidak ada tembakan dari kapal perang atau tank di sepanjang pantai barat, dan jalan pesisir  Al-Rashid —yang dahulu menjadi jalur evakuasi di bawah serangan udara—kini berubah menjadi  jalur kepulangan .

Namun, militer penjajah ‘Israel’ tetap  mengeluarkan peringatan keras  agar warga  tidak mendekati area militer yang masih aktif , terutama di wilayah  Beit Hanoun, Beit Lahiya, dan Shuja’iya  di utara, serta  Khan Younis dan Rafah  di selatan. Aktivitas perikanan, berenang, dan menyelam di sepanjang pantai Gaza juga disebut masih “berbahaya”.

Langit Gaza Tanpa Bom

Bagi banyak keluarga Gaza, Jumat ini menjadi hari pertama mereka  menatap langit tanpa suara jet tempur . Anak-anak terlihat berlarian di antara reruntuhan rumah, sementara para ibu menggelar alas dan mengeluarkan roti pita dari kantong plastik—simbol sederhana dari kehidupan yang perlahan kembali.

“Kami tidak punya apa-apa lagi selain keyakinan bahwa kami akan membangun kembali, ” kata Um Ahmad, seorang ibu dari Shuja’iya, kepada kamera Al-Ghad sambil memeluk dua anaknya.

“Kami tidak takut lagi. Kami hanya ingin pulang. ”

Harapan Baru di Tengah Puing

Meski ancaman dan blokade masih membayangi, kembalinya warga Gaza melalui Jalan Al-Rashid menjadi simbol kuat bahwa  kehidupan tidak bisa dihancurkan oleh perang.

Para analis menyebut pemandangan itu sebagai  awal dari babak rekonstruksi dan kebangkitan , sekaligus bukti bahwa  rakyat Palestina tetap bertahan meski menghadapi kehancuran total .

“Mereka mencoba memadamkan Gaza dengan api dan kelaparan, tapi Gaza selalu menyala kembali—dengan kehidupan, dengan harapan, dan dengan kehormatan,” seperti dikatakan oleh salah satu pejabat lokal Gaza.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazagencatan senjataHeadlineJalur Gazapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya India akan Buka Penuh Kedutaannya di Afghanistan
Tulisan selanjutnya Gaza Menangkan Keteguhan: ‘Israel’ Bahas ‘Hari Setelah Kekalahan’ Bersama AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?