Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Rakyat Palestina Rayakan Kemenangan Gencatan Senjata: “Kami Bangun Kembali Gaza”

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Oktober 2025 06:30 6:30 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Oktober 2025 06:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Suasana penuh kegembiraan menyelimuti Jalur Gaza pada Sabtu malam setelah kesepakatan gencatan senjata resmi diberlakukan, mengakhiri rangkaian pertempuran yang berlangsung sengit selama berbulan-bulan. Ribuan warga turun ke jalan merayakan berakhirnya perang dan menyampaikan rasa terima kasih kepada negara-negara yang berperan dalam upaya diplomatik, terutama Mesir, Qatar, dan Turki.

احتفالات في #مخيم_نهر_البارد_ للاجئين الفلسطينيين لإعلان اتفاق وقف الحرب على قطاع غزة pic.twitter.com/DdTrz54b0Q

— بوابة اللاجئين الفلسطينيين (@refugeesps) January 15, 2025

Sejak pengumuman resmi diberlakukan, suara takbir dan sorak-sorai terdengar di berbagai penjuru Gaza. Di kawasan pusat kota Gaza, ratusan warga mengibarkan bendera Palestina sambil meneriakkan yel-yel pujian bagi para mediator yang berhasil memfasilitasi kesepakatan tersebut.

Di antara seruan yang paling sering terdengar adalah ungkapan terima kasih kepada Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi dan tentara Mesir atas peran penting mereka dalam mendorong tercapainya gencatan senjata.

“Kami berterima kasih kepada Mesir dan seluruh pihak yang membantu menghentikan pertumpahan darah ini,” ujar salah satu warga Gaza yang turut merayakan di Lapangan al-Katiba. “Peran Mesir sangat besar, mereka berdiri bersama rakyat Palestina sejak awal.”

Di wilayah selatan, tepatnya di Khan Younis, suasana tak kalah meriah. Anak-anak turun ke jalan sambil membawa balon dan bendera, menyanyikan lagu-lagu kemenangan setelah dua tahun hidup di bawah bayang-bayang genosida penjajah.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Para orang tua terlihat meneteskan air mata haru melihat anak-anak mereka bisa kembali tersenyum di tengah situasi yang selama ini dipenuhi ketegangan dan penderitaan.

Selain Mesir, warga Gaza juga menyampaikan apresiasi kepada Qatar dan Turki yang turut aktif dalam proses mediasi. Sejumlah warga mengibarkan bendera ketiga negara tersebut sebagai simbol persahabatan dan solidaritas. “Terima kasih kepada Qatar, Turki, dan semua yang mendukung perdamaian,” terdengar dari pengeras suara di beberapa titik perayaan.

“Kami Akan Bangun Kembali Gaza”

Seorang ayah dari dua orang syahid dari Gaza yang kembali pulang setelah pengumuman gencatan senjata mengatakan, “Gaza adalah sekolah bagi dunia dalam hal kejantanan, keberanian, dan keteguhan. Gaza adalah pintu gerbang untuk membela bangsa, dan kami akan tetap teguh. Gaza tidak menyerah meskipun mengalami kehancuran,” ujarnya diunggah akun @Quds News Network.

والد شهيدين من غزة:

"غزة مدرسة للعالم في الرجولة والشجاعة والثبات، غزة بوابة الدفاع عن الأمة، ونحن سنبقى مرابطين.. غزة لا تستسلم بالرغم من الدمار" pic.twitter.com/45qNmKb6Rb

— شبكة قدس الإخبارية (@qudsn) October 10, 2025

Sementara seorang ibu asal Gaza yang juga kembali pulang mengatakan, “Kami akan membangunnya kembali, Insya Allah. Kami akan melawan Yahudi dan Amerika,” ujarnya.

"رح نعمرها بإذن الله، جكر في اليهود وأمريكا"..

رسالة صمود وتحدٍ من سيدة في غزة pic.twitter.com/RRAo5I49ZJ

— شبكة قدس الإخبارية (@qudsn) October 10, 2025

Sementara warga Gaza lain yang keluarganya telah menjadi korban genosida ‘Israel’ mengatakan masyarakat tetap setia kapada para pejuang pembebasan dan perlawanan. “Kami bersama perlawanan, kami akan mengorbankan nyawa dan anak-anak kami untuk itu,” katanya.

تغطية صحفية| "إحنا مع المـــقاومة، نفديها بأرواحنا وأولادنا"

صوت عائلات الشهــداء في قطاع غزة.. pic.twitter.com/5eVScAcOVU

— شبكة قدس الإخبارية (@qudsn) October 10, 2025

Menurut laporan media setempat, perayaan berlangsung damai dan terkendali. Aparat keamanan di Gaza membantu menjaga ketertiban sambil memastikan jalannya arus kendaraan dan orang di titik-titik keramaian. Banyak warga terlihat membagikan makanan dan minuman sebagai bentuk rasa syukur atas tercapainya kesepakatan damai.

Gencatan senjata yang dimediasi oleh Mesir, dengan dukungan dari Qatar, Turki, dan Amerika Serikat, dianggap sebagai langkah penting menuju stabilitas di kawasan. Meskipun banyak pihak masih meragukan ketahanannya, kesepakatan ini disambut luas sebagai napas baru bagi warga Gaza yang telah lama terjebak dalam konflik.

“Ini bukan sekadar berhentinya perang, tapi harapan baru bagi masa depan,” kata seorang pemuda di Rafah. “Kami berharap semua pihak menghormati kesepakatan ini dan memberi kami kesempatan hidup normal.”

Sementara itu, pemerintah Mesir melalui pernyataan resmi menegaskan komitmennya untuk terus memantau pelaksanaan gencatan senjata dan mendukung langkah-langkah rekonstruksi di Gaza. Presiden Abdul Fattah al-Sisi dalam sambutannya menyampaikan harapan agar “kedamaian sejati dan berkelanjutan” dapat segera terwujud bagi rakyat Palestina.

Hingga malam hari, perayaan masih berlangsung di sejumlah wilayah Gaza. Dentuman perang telah berganti dengan suara musik, nyanyian anak-anak, dan gema takbir yang memenuhi langit malam—menandai babak baru bagi rakyat Gaza yang mendambakan kehidupan damai setelah sekian lama hidup di bawah bayang-bayang genosida.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjatagenosida GazaHeadlineisraelJalur GazaKhan Younispalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Total korban jiwa akibat ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny mencapai 55 orang Pemerintah Audit Pondok Pesantren yang Miliki Bangunan 4 Lantai
Tulisan selanjutnya Demi Masa Depan Anak, Denmark Larang Medsos bagi Usia di Bawah 15 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang

Berita
19 Juni 2026 13:52
Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT

Terbaru

  • Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023
  • Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris
  • Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?