Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Muslimah Oklahama Tolak Petisi “Kembalikan Muslim AS”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2014 13:19 1:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Oktober 2014 14:15
Bagikan
Deb Beneta
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang Muslimah Oklahoma menyatakan kekecewaanya ketika seorang wanita memintanya untuk menandatangani petisi untuk “Kirim Muslim kembali ke tempat asal mereka”. Dia menggambarkan tindakan itu sebagai bentuk kebodohan, dan menimbulkan masalah bagi hubungan antar agama.

Muslimah yang bernama Deb Beneta itu mengatakan kepada saluran berita KFOR bahwa seorang wanita memintanya untuk menandatangani petisi yang meminta agar semua Muslim “pulang”.

“Saya berkata kepadanya, “Saya Muslim, tapi saya orang Amerika, jadi kemana Anda berencana untuk mengirim saya?'” kata Beneta dikutip OnIslam.net hari Kamis (16/10/2014).

“Itu hanya menyinggung perasaan saya, seseorang berkata bahwa saya tidak pantas tinggal di sini.”

Menurut Beneta, perjumpaan yang patut disayangkan itu terjadi pekan ini di luar sebuah pompa bensin di Kota Del.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Umat Islam adalah orang-orang yang cinta damai,” kata Beneta.

“Saya berharap orang melihat kami sebagai manusia, bukan monster.”

Dengan mengatakan bahwa dirinya seorang Muslim, pemohon tandatangan petisi yang tidak menyebutkan namanya itu meninggalkannya tanpa konfrontasi lebih lanjut.

Beneta menambahkan bahwa peristiwa-peristiwa terbaru telah menempatkan imannya pada masa-masa kritis.

Selain itu, ia menegaskan bahwa ketidaktahuan tentang Islam tetap sebagai kendala utama dalam membangun masyarakat yang toleran.

“Saya pikir beberapa orang yang paling berbahaya adalah orang-orang yang tidak terdidik yang dirangsang oleh kebencian atau ketakutan.

“Menjadi Muslim tidak berarti Anda dari negara lain. Saya orang Amerika,” tambahnya.

Meskipun tidak ada angka resmi, AS diyakini menjadi tempat tinggal bagi hampir 7-8 juta Muslim.

Sentimen anti-Muslim di AS telah mengalami peningkatan setelah muncul kegarakan ISISL/ISIL.

Menghadapi serangan terhadap Muslim AS yang semakin meningkat, the Council on American-Islamic Relations (CAIR) telah meluncurkan website baru, Islamophobia.org, untuk memantau dan menghadapi sikap fanatik anti-Muslim.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaMuslim Amerika
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yaman Menuju Situasi Sebelum 1990 (3)
Tulisan selanjutnya Juru Dakwah Harus Seperti Sales Rompi Anti Peluru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hari Pertama Saudi Education Expo 2026, Ribuan Pengunjung Padati SMESCO Jakarta

Berita
1 Agustus 2026 18:34
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Waketum MUI Marsudi Syuhud Siap Maju sebagai Calon Ketum PBNU
Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
Penjara Seumur Hidup Bagi Pemuda Afghanistan yang Menabrakkan Mobil ke Kerumunan di Munich Jerman

Terbaru

  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan
  • Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?