Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menteri Bangladesh yang Bilang Ritual Haji Pemborosan akhirnya Meringkuk di Sel Polisi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 November 2014 11:47 11:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 November 2014 11:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang bekas menteri Bangladesh yang berpengaruh akhirnya menyerahkan diri ke polisi dan ditempatkan dalam kurungan hari Selasa (25/11/2014) setelah warga Muslim melakukan unjuk rasa di seluruh penjuru negeri menuntut agar politisi itu ditangkap terkait pernyataannya yang mengatakan ritual haji setiap tahun hanyalah tindakan pemborosan.

Abdul Latif Siddiqui menyerahkan diri sehari setelah warga Muslim memberikan ultimatum penahanannya, sepulangnya Siddiqui ke Bangladesh setelah beberapa lama tinggal di India dan Amerika Serikat di mana dia mengatakan ritual haji merupakan pemborosan.

Siddiqui “menyerahkan diri” hari Selasa siang kata juru bicara Kepoisian Metropolitian Dhaka Masudur Rahman kepada AFP.

Kepala Pengadilan Metropolitan Dhaka kemudian memerintahkan agar Siddiqui dijebloskan ke sel sebab dia tidak mengajukan pembebasan dari tahanan dengan uang jaminan, kata jaksa Abdullah Abu kepada AFP.

Pernyataan Siddiqui bulan September lalu mengundang kemarahan warga Muslim mayoritas penduduk Bangladesh termasuk para pengacara yang menuntutnya agar ditangkap. Mereka juga menuntut agar Perdana Menteri Syeikh Hasina –seorang sekularis– mundur dari jabatannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagian warga bahkan ada yang menuntut agar Siddiqui dieksekusi.

Saat berada di New York, Amerika Serikat, Siddiqui terekam kamera televisi menyatakan penentangannya terhadap ritual haji dan kelompok Jamaah Tabligh.

“Sungguh mati saya menentang (ibadah)haji dan Jamaah Tablidgh,” kata Siddiqui –yang pergi haji tahun 1998– saat berpidato di depan banyak orang di New York.

“Dua juta orang pergi ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji merupakan pemborosan sumber daya manusia. Mereka yang pergi berhaji tidak punya produktivitas,” kata Siddiqui di bawah sorotan kamera televisi.

“Mereka (jamaah haji) memboroskan perekonomian, menghabiskan banyak uang di luar negeri,” imbuhnya.

Siddiqui menolak untuk meminta maaf atas pernyataan yang telah dilontarkannyaa itu, lapor koran-koran Bangladesh.

Menyusul komentarnya yang disiarkan luas di televisi itu kelompok Hefajat-e-Islam menyatakan Siddiqui telah “murtad”.

PM Hasina akhirnya memecat Siddiqui dari jabatannya sebagai menteri telekomunikasi ketika politisi itu masih berada di Amerika Serikat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Ada Burung Mati Karena Kelaparan, Apalagi Manusia Yang Mau Berusaha! (2)
Tulisan selanjutnya Setengah Juta Kasus Kanker Disebabkan Obesitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?