Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gugatan Atas Geert Wilders Terkait Pidato Rasis Anti-Maroko Siap Disidangkan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2014 22:34 10:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Desember 2014 22:31
Bagikan
Anggota Parlemen Belanda, Geert Wilders.
Bagikan

Hidayatullah.com–Politisi kanan jauh Belanda Geert Wilders akan disidang terkait kebencian rasis yang ditebarkannya terhadap orang-orang Maroko.

Gugatan bermula dari pidato Wilders pada bulan Maret lalu, di mana dia menyerukan anti-Maroko.

Di hadapan pendukungnya di sebuah kafe Wilders bertanya apakah mereka ingin ada sedikit saja orang Maroko di negeri Belanda. Sebagian khalayak menyambutnya dengan berteriak-teriak agar jumlah imigran Maroko dikurangi.

Wilders kemudian balik menanggapi mereka dengan mengatakan, “Akan saya urus untukmu.”

Kejaksaan Belanda kemudian menerima lebih dari 64.000 pengaduan soal Wilders terkait pidatonya itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam sebuah wawancara televisi setelah kejadian itu, Wilders menyebut imigran “Maroko sampah”, lansir Reuters.

Wilders, pemimpin Partai untuk Kebebasan (PVV) kerap mengutarakan secara terbuka tentang kebenciannya terhadap Islam dan para immigran.

Menanggapi gugatan jaksa itu Wilders menyebut gugatan atas dirinya sebagai “olok-olok” belaka.

“Kejaksaan lebih baik mencurahkan waktunya untuk menuntut para jihadis dan bukannya saya,” kata Wilders dikutp BBC (18/12/2014).

Wilders mengutarakan komentarnya itu dalam sebuah pertemuan politik di Den Haag.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rateka Mengaku Diteror Setelah Buat Video Ungkap Kristenisasi di Car Free Day
Tulisan selanjutnya Metode Lebih Penting dari Kurikulum, Tapi Guru Jauh Lebih Penting dari Metode

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?