Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mereka Memilih Berani

Butuh “Motor-Dakwah” Tangguh Bagi Dai Pedalaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Desember 2014 12:35 12:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Desember 2014 12:35
Bagikan
Kendaraan roda 2 yang diperbantukan para dai di pedalaman
Bagikan

USTAD Ismuji, demikian ia dipanggil, adalah seorang dai yang bertugas dakwah di bilangan Baturotok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelumnya, tidak sedikitpun pernah bermimpi akan menunggang kuda besi yang bagus dan mahal.

Ismuji adalah salah satu dari 13 dai yang mendapatkan bantuan motor sumbangan para donatur yang mengamanahkannya melalui Persaudaraan Dai Nusantara (POSDAI).

“Terjun ke medan dakwah harus siap menerima pahitnya hidup dan jauh dari hiruk pikuk dunia ramai di luar sana,“ kata dai kelahiran Jawa Tengah ini. Ismuji mengemban aman dakwah di Nusa Tenggara Barat sejak 20 tahun yang lalu.

Selain aktif melanglang buana dari satu majelis ke majelis taklim lainnya di NTB, Ismuji juga acap bertandang menemui umat yang akan dahaga dengan siraman rohani dan pengajaran Islam di bilangan Baturotok, Sumbawa.

Di Baturotok inilah Ismuji terjun bebas. Terjun bebas, dalam artian tanpa bekal dan tempat yang pasti. Namun dai kelahiran 1979 ini yakin dengan pertolongan Allah Ta’ala. Meski terjun bebas, ismuji mendapat amanah berat. berdakwah di tengah-tengah masyarakat Baturotok yang jauh dari hingar bingarnya pusat kota Sumbawa.

Baca Juga

Kisah Dai Pedalaman Membina Iman di Kota Tepian
Membina Iman di Kota Tepian
Jalan Panjang Dai Tempaan Alam
Berpacu melawan Misionaris
Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan
Jangan Takut Berdakwah di Wamena

Bak gayung bersambut, tanpa disadari dan tak pernah terpikirkan oleh Ismuji akan memiliki motor yang gagah. Dengan izin Allah Ta’ala, motor tunggangan datang dari Bekasi, Jawa Barat. Seorang muhsinin yang enggan disebutkan namanya ini dengan tulus menginfakkan motor Kawasaki KLX 150S miliknya untuk menaklukkan terjalnya jalan menuju Baturotok, Sumbawa, untuk memberikan dakwah Islam.

Kepada personil Posdai, Abdul Mu’in, yang mengantar motor tersebut langsung dari Jakarta ke NTB, Ismuji mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan yang menurutnya akan meningkatkan mobilitasnya tersebut. “Dakwah memang tidak ada matinya”, kata Ismuji.

Kehadiran Posdai di Sumbawa tepatnya di Desa Baturotok, Kecamatan Batulanteh, untuk merealisasikan program Posdai bertajuk “Motormu-Dakwahmu”, yang merupakan program bantuan operasional berupa motor untuk dai terpencil guna menunjang aktifitas dakwahnya.

Program “Motormu-Dakwahmu” ini digagas untuk mewadahi kaum Muslimin yang memiliki kepedulian terhadap aktifitas dakwah para dai. Sehingga dengan turut membantu pengadaan motot untuk dai ini, maka masyarakat telah secara tidak langsug telah terlibat melakukan dakwah yang menjadi kewajiban umat Islam seluruhnya. [Baca:  Posdai Distribusikan Amanah 13 Motor untuk Aktifitas Dai Pedalaman]

Tidaklah tanpa alasan, kenapa Baturotok terpilih menjadi sebagai salah satu tempat untuk merealisasikan program ini. Seperti halnya daerah-daerah lain yang menjadi objek dakwah para dai, Desa Baturotok pun masuk dalam peta penyebaran dakwah.

Menurut Ustadz Ismuji yang juga pengurus Hidayatullah di wilayah Nusa Tenggara Barat, wilayah yang secara administratif masuk dalam Kecamatan Batulanteh ini merupakan sebuah daerah yang sangat menantang dengan medan yang berat, sehingga banyak dai yang tidak bertahan lama di sana.

Meski desa yang dihuni ± dua ribu ( 2000 ) jiwa ini memiliki berjuta potensi sumber daya alam, namun entah mengapa belum memiliki sarana infrastruktur yang memadai bagi warga di sekitarnya.

Selama 2 hari berada di sana, Posdai yang diwakili oleh Abdul Mu’in sama sekali tidak dapat dihubungi. Memang, infrastruktur untuk komunikasi belum dibangun di wilayah ini. Satu-satunya cara agar warga mendapatkan sinyal telepon genggamnya adalah dengan menuju ke perkebunan kopi sebelum Desa Tepal yang berjarak kurang lebih dua kilometer, yang oleh sebagian masyarakat dikenal sebagai ‘Menara Pohon Kopi’.

Sarana transportasi pun belum memadai, jalanan yang dilalui tidaklah semulus wilayah lain di Kabupaten Sumbawa. Selain terjal, hampir seluruh jalan belum merasakan hangatnya dekapan aspal, sehingga untuk sarana operasional dai sangat dibutuhkan kendaraan tangguh untuk menaklukan yang medan.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:da'idakwahpedalaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Posdai Distribusikan Amanah 13 Motor untuk Aktifitas Dai Pedalaman
Tulisan selanjutnya Tim Posdai Sampaikan Keutamaan Dakwah di STIE TAZKIA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Mereka Memilih Berani

Kemewahan di Kampung Mualaf Selat Kongki setelah Kehadiran Laznas Ini

13 Juli 2022 08:33
Mereka Memilih Berani

Kisah Dai Diadang Pedang Terhunus Saat Mau Khutbah Jumat

28 Juni 2022 08:00
Mereka Memilih Berani

Ketika Ustadz Hasyim HS Kaget Ditugaskan KH Abdullah Said

21 Mei 2022 15:00
Mereka Memilih Berani

Dakwah Tak Kenal Lelah “Dai Non-Subsidi”

3 Mei 2022 16:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?