Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Israel dan “Anjing pengawal” AS di Timur Tengah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Juni 2010 17:36 5:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2010 17:36
Bagikan
Bagikan

“Sejarah penyebaran pencerai-berain Yahudi merupakan sejarah tentang tipu daya dan kebohongan, kejahatan dan kelicikan, perusakan dan penghancuran. Ribuan tahun Yahudi sibuk dalam berbagai macam tindak kejahatan” (Maulana Abdul Aziz : “Jewish Compiracy and the Muslim World”, Misbahul Faruqi, Karachi, 1967).

“Dan kami potong-potong mereka di bumi ini menjadi beberapa umat” (QS 7:168).

Dalam sejarah, Palestina pernah di bawah kekuasan imperium Romawi. Orang Yahudi kurang disenangi orang Romawi, karena mereka sering membikin kegaduhan. Karena orang Romawi merasa terganggu dengan tingkah laku mereka, Romawi mengusir semua orang Yahudi dari Palestina.

Sampai akhir kerajaan Romawi, orang Yahudi masih tergolong orang miskin yang hidup menderita. Setelah orang Romawi memeluk kepercayaan Kristen, orang Yahudi mulai dianggap sebagai musuh Negara, masyarakat dan gereja.

Orang-orang Yahudi yang melarikan diri ke Spanyol mendapat perlindungan dari orang-orang Goths, penganut aliran Arianisme yang berseberangan dengan kepercayaan Katolik. Orang Yahudi sebagai tukang kebun dan mengawasi harta benda golongan bangsawan.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Setelah orang Goths meninggalkan aliran Arianisme berpindah memeluk kepercayaan Katolik, orang-orang Yahudi dipersulit kehidupannya.

Ketika Spanyol di bawah kekuasaan Islam, orang Yahudi hidup makmur, mendapat lapangan kerja yang luas, menduduki posisi-posisi yang penting. Yahudi Spanyol dipandang sebagai Yahudi yang paling maju.

Menjelang kejatuhan kekuasaan Islam di Spanyol, orang-orang Yahudi banyak menjadi mata-mata, kaki tangan raja-raja kerajaan kecil di Spanyol.

Setelah orang-orang Islam terusir, penguasa-penguasa di Spanyol memaksa orang-orang Yahudi meninggalkan Spanyol dan mereka mencari perlindungan ke negeri-negeri Arab.

Tahun 1609 orang Islam dan Yahudi disapu bersih dari Spanyol.Orang Yahudi yang selamat melarikan diri ke negeri-negeri Eropa lainnya.

Pada masa renisance, orang-orang Yahudi di negeri-ngeri Eropa bekerja mengurus ladang pertanian, perkebunan, tanah, pabrik milik kalangan aristrokrasi, bekerja sebagai buruh dan tenaga administrasi. Orang-orang Yahudi menyembunyikan penghasilannya di bawah tanah dalam “getho-getho”. Orang-orang Yahudi sangat mengutamakan rahasia dalam kehidupan mereka.

Ketika revolusi Prancis, golongan bangsawan dan tuan tanah banyak yang melarikan diri ke luar untuk menyelamatkan diri. Harta kekayaan mereka terpaksa ditinggalkan bersama orang-orng Yahudi yang tadinya bawahan mereka. Kekayaan yang berlimpah ruah ini akhirnya jatuh ke tangan orang Yahudi.

Pada abad ke-18, negeri Belanda merupakan salah satu tempat pelarian orang-orang Yahudi di Eropa.

Di bawah kekuasaan kaisar-kaisar Romawi, orang-orang Yahudi dihalau dan diusir dari Palestina, terpencar-pencar ke berbagai negeri, termasuk ke Mesir, Eropa, Amerika dan dunia Arab. Di negeri-negeri Kristen, orang-orang Yahudi dipandang hina sebagai “warga kelas dua” (Prof Dr Hamka : “Tafsir AlAzhar”, juzuk IX, 1982:150; juzuk V, hal 91).

Dengan harta kekayaan yang tidak sah, orang-orang Yahudi bisa memperoleh kekuatanya di Eropa.

Perbuatan kriminal di dunia umumnya diorganisir oleh Yahudi. 80% penerbitan pornografi di Amerika Serikat (AS) diterbitkan oleh orang-orang yang berafiliasi Yahudi. Penganjur-penganjur ateisme biasanya dari kalangan Yahudi.

Orang-orang Yahudi adalah manusia pertama yang mengorganisir kegiatan mafia di New York tahun 1931. Orang-orang Yahudi di Amerika Serikat (AS) yang memperalat organisasi mafia untuk melindungi kepentingan mereka. Sekedar catatan, New York merupakan kota Yahudi. Dari New York pengaruh Yahudi menjalar sampai ke Chicago dan kota-kota besar Amerika lainnya.

Mengincar Palestina

Kaum Yahudi mengalami pengusiran di mana-mana. Mereka terpencar-pencar di Eropa, terusir dari Spanyol dan Portugal. Terusir dari Inggris tahun 1290, dari Perancis tahun 1306 dan 1394, dari Belgia tahun 1370, dari Cekoslawakia tahun 1380, dari Belanda tahun 1441, dari Italia tahun 1540, dari Jerman tahun 1551, dari Rusia tahun 1510” (Maulana Abdul Aziz; simak juga Rifyal Ka’bah: “Mengapa Yahudi bisa Mendominasi Dunia Barat”, PANJI MASYARAKAT, No.262, hal 53-54; No.263, hal 17-19, dari buku “Kaif Nafhamul Yahud” oleh Dr Husen Muknis, Darul Ma’arif, Cairo, 1978).

Orang Kristen di Eropa, Amerika, Rusia merasa sangat terganggu dengan ulah Yahudi. Eropa dan Amerika yang Kristen membenci Yahudi dalam segala lapangan hidup. Pada awal abad 20, Inggris, Amerika Serikat berupaya mencari cara untuk membendung masuknya imigrasi orang-orang Yahudi ke wilayah mereka.

Karena putus asa, Herzl, tokoh Zionis pernah minta diberi tempat bagi orang-orang Yahudi di sekitar Palestina, seperti di Mesir, di Siprus. Permintaannya ini mendapat penolakan. Namun Chamberlain dari Inggeris hanya bisa bersedia memberi tempat di Afrika Timur untuk orang-orang Yahudi mengadakan otonomi sendiri.

Tawaran ini nampaknya ditolak kaum Zionis-Yahudi. “Hanya Palestinalah yang menarik mereka, yang dapat memberi kepuasan mereka” (Alfian Yoesoef Helmi: “Asal oesoelnja Gerakan Zionisme”, PANDJI ISLAM, No.16, 5 Djuni 1938, Th V, hal 365/2568).

Akhirnya orang Kristen Eropa dan Amerika dan mendapat akal busuk buat memukul Yahudi dan Islam sekaligus. Memukul musuh dengan musuh. Mereka campakkan penyakit dari bahu mereka ke atas pundak bangsa Arab dengan memindahkan orang-orang Yahudi ke wilayah Arab di Palestina. Mereka jajah Palestina, mereka rampas dari Turki., Oleh Lord Balfour (Menlu Inggeris yang Yahudi), Palestina diserahkan kepada Zionis, gerakan Yahudi agar mereka bisa mendirikan Negara Israel di sana (Prof Dr Hamka: “Tafsir AlAzhar”, juzuk VI, 1984:307).

Kelahiran Negara Israel di wilayah Palestina adalah hasil persekongkolan (perselingkuhan) Inggris, Prancis, Amerika dan Sovyet (Rusia). Ketika Negara Israel secara resmi didirikan tanggal 13 Mei 1948, keempat Negara besar itu saling berlomba menjadi Negara pertama yang memberi “pengakuan” kepada Israel.

Sebenarnya negara-negara besar itu tidak ingin kalau Negara-negara Arab bersatu dan menjadi kuat. Mereka mempunyai kepentingan strategi di Timur Tengah yang merupakan sumber penghasil minyak bumi yang sangat diperlukan mereka bagi pengembangan industri mereka.

Peran Israel bagi mereka tak lebih sebagai “anjing pengawal” di Timur Tengah. (Asa Bafagih: “Mengapa Soal Timur Tengah Tidak Kunjung Selesai”, DIALOG, No.1, 22 Mei s/d 4 Juni 1978).

Nah, itulah yang kita saksikan sekarang dan kita rasakan hari ini. Hanya saja, “anjing” itu kini tak sekedar menjadi pengawal, mereka sudah berani menggigit tuan nya, hingga para tuan-tuan besar ini tak mampu berkutik apa-apa.

Penulis kini berusia 70 tahun dan aktiv menulis artikel di beberapa media

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Swedia: Israel Melakukan Pembunuhan Berencana
Tulisan selanjutnya Aktivis Yunani: Tidak Akan Berhenti Selama Palestina Dijajah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’

Berita
7 September 2026 14:02
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Terbaru

  • Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
  • Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
  • Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?