Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hikmah

Inilah Jadual Harian Ulama Qur`an yang Jasadnya Utuh Setelah 21 Tahun Wafat

Thoriq
Terakhir diupdate: 28 Januari 2015 13:52 1:52 pm
Thoriq
Dipublikasikan 28 Januari 2015 13:51
Bagikan
Bagikan

IMAM ALI BIN SYIHAB AL ADNI di waktu kecil hidup dalam keadaan yatim. Pekerjaannya adalah menggemabala kambing penduduk. Di sela-sela aktivitasnya itu, ia menghafal Al Qur`an. Kemudian Al Adni belajar di masjid Al Azhar, setelah habis membaca Al Minhaj, As Syatibiyah dan Al Minhah beliau memilih membaca Al Qur`an dengan qira’ah sab’ah.

Menjaga Makanan

Di hari-harinya di masa muda, kakek dari Imam As Sya’rani ini amat menjaga makanan dan minumannya. Al Adni tidak pernah minum dari air yang telah dibawa orang lain, melainkan minum dari gerabah yang ia isi sendiri dari air sungai Nil. Hingga suatu saat teman-temanya termasuk Syeikh Ibrahim Matbuli menghabiskan air minumnya di suatu malam dan ia mengatakan,”Sampai kita tahu, apa yang ia perbuat saat kehausan”. Dan saat Al Adni merasa haus namun mendapati air minumnya sudah habis, ia pun tersenyum lantas tertawa kemudian diam.

Karena kehati-hatian Al Adni ini Syeikh Al Islam Zakariya Al Anshari menyampaikan kepada Imam As Sya’rani,”Kakekmu adalah temanku di masjid Al Azhar, ia mengalahkanku dalam masalah wara’, ia tidak pernah makan makanan Mesir”.

Al Adni ketika hendak menumbuk tepung ditempat penggilingan tepung, ia terlebih dahulu membalik batu lesung hingga sisa-sisa tepung bakas orang lain bersih darinya kemudian ia mengaduknya untuk diberikan kepada anjing, baru kemudian ia menggunakan lesung itu.

Baca Juga

Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan
Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba
Empat Kategori Ucapan: Mana yang Layak Disampaikan?

Al Adni juga tidak memakan merpati hingga wafat, karena merpati itu memakan biji-bijian para petani sedangkan para petani tidak rela dan mereka menghalaunya. Juga tidak makan madu, karena para petani menghalau lebah untuk memakan buah dan bunga mereka.

Aktivitas Harian Al Adni

Dalam kesehariannya, sebelum shubuh ia sudah bangun kemudian beranjak wudhu dan melaksanakan qiyam. Setelah itu ia menyingsingkan pakaian dan celananya hingga setengah betis dan mengambil gerabah untuk mengisi air untuk bak air di zawiyahnya, bak air masjid, baik air di jalan umum. Dan ketika sudah memilih 3 anak, ia mempersiapkan air untuk ketiga-tiganya hingga tempat minum anjing pun ia penuhi. Kegiatan itu dilakukan sampai menjelang waktu sahur sambil membaca Al Qur`an, terkadang ia menghatamkan setengah Al Qur`an. Setelah itu, Al Adni naik ke atap zawiyah untuk berdzikir baru kemudian mengumandangkan adzan shubuh. Kemudian Al Adni turun dan shalat sunnah fajar lantas membaca dengan qira`ah sab’ah bersama anak-anak, baru kemudian shalat shubuh bersama penduduk. Lantas ia duduk kembali mambaca Al Qur`an hingga matahari terbit, dan dilanjutkan mengajari anak-anak menulis, dan membaca Al Qur`an ilmu tajwidanya, menyimak, mendidik dan membimbing hingga sampai waktu Ashar.

Buka Toko dari Ashar Hingga Maghrib

Setelah itu, Al Adni kembali memenuhi bak wudhu lalu membuka tokonya, dimana ia menjual beras, madu, cabai, minyak dan barang –barang kebutuhan lainnya hingga menjelang Maghrib. Lantas Al Adni mengumandangan adzan. Setelah shalat maghrib berjama’ah ia duduk untuk membaca dengan qir`an sab’ah sampai waktu Isya’. Setelah itu ia melaksanakan shalat witir hingga tidak ada sama sekali orang yang tersisa di masjid ia pun tidur. Kemudian sebelum waktu sahur dan kembali mengisi bak air seperti sebelumnya.

Aktifitas harian Al Adni terus rutin dilakukan, tidak memandang musim panas atau musim dingin, hingga suatau saat istrinya menyampaikan,”Wahai tuanku tidakkah engkau beristirahat meski hanya satu malam saja?” Maka Al Adni pun menjawab,”Kita tidak berada di dunia ini untuk hal itu”.

Suatu saat Al Adni pernah mengatakan,”Sesungguhnya bumi tidak akan memakan jasad yang tumbuh dari makanan halal”. Para fuqaha pun mengingkarinya, mereka mengatakan bahwa hal itu khusus kepada para nabi dan syahada. Namun ketika ayah Imam Asy Sya’rani yang merupakan anak dari Al Adni wafat dan dimakamkan di dekat sang ayah, makam sang ayah pun ikut terbuka dan para penduduk menyaksikan jasad Al Adni masih utuh meski telah dikubur selama 21 tahun. Dan penggali kubur pun memanggil para fuqaha yang mengingkari Syeikh Al Adni ketika masih hidup. Setelah mereka menyaksikan peristiwa itu, mereka pun beristghfar. (Thabaqat Al Kubra li As Sya’rani, 2/201-205)

 

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidur Teratur Membantu Anak Mendapatkan Kualitas Tidur
Tulisan selanjutnya Sebut Ada Serangan Roket, Zionis Serang Posisi Artileri Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Hikmah

Ujian 1.000 Dinar: Antara Perut Lapar dan Integritas yang Tak Terbeli

8 April 2026 10:00
Hikmah

Hamba Allah: Antara Mengejar dan Dikejar Rezeki

4 April 2026 18:18
HikmahKajian

100 Dinar yang Berputar: Spirit Berbagi Salaf Saleh di Hari Raya

28 Maret 2026 10:00
Hikmah

Kisah Jenaka Hari Raya (6) : Adab di Atas Ilmu

26 Maret 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?