Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Noam Chomsky: “Berdasarkan UU AS, Bush Harus Dihukum Mati”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Agustus 2005 03:57
Bagikan
Bagikan

Rabu, 18 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Noam Chomsky, linguist dan kritikus terkenal dunia, menyebut Presiden AS Georga W. Bush sebagai penjahat perang dan layak untuk dihukum mati. Koran Resalat terbitan Teheran edisi Selasa kemarin memuat pernyataan Chomsky yang menyatakan, “Tahun 1996 lalu, Kongres AS telah meratifikasi sebuah undang-undang kejahatan perang, yang berisikan rekomendasi hukuman mati bagi siapa saja yang terbukti melanggar Konvensi Jenewa, karena saat itu ia telah melakukan tindakan kejahatan perang.”

Menurut Chomsky, Presiden Bush secara terang-terangan melakukan pelanggaran atas sejumlah pasal dari Konvensi Jenewa ketika ia menggelar invasi ke Iraq.

Untuk itu, sebagaimana yang tercantum dalam UU yang berlaku di AS, Bush seharusnya dihukum mati.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam penjelasannya, Chomsky menyatakan bahwa berdasarkan Konvensi Jenewa, penyerangan terhadap rumah sakit, dalam kondisi apapun, dikategorikan sebagai tindakan kejahatan perang. Akan tetapi, hal ini berkali-kali dilakukan tentara AS di Falluja dengan alasan hendak memburu para teroris.

Chomsky juga menyatakan bahwa sebagian besar korban serangan tentara AS ke kota Falluja adalah warga sipil. Hal ini mengingatkan kita kepada aksi pembantaian massal yang dilakukan tentara Serbia terhadap warga Bosnia-Herzegovina tahun 1995 lalu, yang kemudian dinyatakan sebagai tindakan kejahatan perang.(irib)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Palestina Sambut Pengosongan Pemukim Yahudi
Tulisan selanjutnya Ikhwanul Muslimin Ajak Warga Coblos Pemilu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?