Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Kashmir Ramadhan dalam Duka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Oktober 2005 04:51
Bagikan
Bagikan

Kamis, 13 Oktober 2005

Hidayatullah.com–Ribuan, mungkin puluhan ribu masih tertimbun reruntuhan bangunan. Jenazah diletakkan begitu saja di pinggir jalan, hanya ditutup oleh kain putih, tak ada orang yang mengumpulkannya. Bau busuk tercium di hampir seluruh bagian kota, yang pada siang hari masih panas, walaupun terletak pada ketinggian 2250 meter.

Pangkalan militer di Muzaffarabad juga hancur. Tentara mendirikan tenda di tengah stadion kota itu. Staf penugasan mengadakan konferensi di sebuah barak kecil. Sebagian besar korban luka sudah dapat diangkut ke kota lain.

Dua jalan penting menuju Muzaffarabad sejak hari Senin sudah dapat dilalui lagi. Bantuan besar-besaran kini sudah dapat diberikan, demikian dikatakan kolonel Zahir Kayani.

Selebihnya Muzaffarabad sepi, tanpa listrik, tanpa cahaya, tanpa tempat berteduh bagi orang-orang yang masih berada disana. Misalnya lima orang yang tidur di pinggir jalan di depan reruntuhan rumahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Kashmir, demikian juga adanya. Sejumlah korban yang selamat masih menantikan bantuan. Regu penyelamat berlomba dengan waktu dalam pencarian korban.

Seluruh keluarga, terutama perempuan dan anak-anak duduk dengan pandangan hampa, dalam kendaraan yang berusaha melintasi jalanan yang tertimbun tanah longsor. Mereka adalah pengungsi dari Muzaffarabad, yang sampai hari Sabtu lalu merupakan jantung wilayah Kashmir bagian Pakistan.

Jumlah penduduknya lebih dari 100.000 orang, tetapi kini Muzaffarabad mungkin merupakan kuburan terbesar di Pakistan. Tidak ada lagi rumah yang utuh.

Harapan untuk menemukan korban yang masih hidup di bawah reruntuhan, sudah tidak ada lagi. Regu penyelamatan asal Turki yang sejak hari Minggu lalu aktif membantu, juga tidak berhasil.

Sekitar 3o ribu orang tewas akibat gempa bumi Kashmir ini dalam gempa bumi yang berkekuatan 7,6 ini , demikian diumumkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perhubungan wilayah itu Tariq Farooq kepada Kantor Berita Prancis (AFP), Minggu.

"Perkiraan kasar kami menyebutkan bahwa lebih dari 30.000 orang tewas dalam gempa bumi di Kashmir," katanya.

India dan Pakistan, dua negara berkekuatan nuklir, terlibat dalam dua perang menyangkut masalah Kashmir namun kedua pihak kini melakukan proses perdamaian.

Sebelum terkena musibah gempa, umat Islam di Kashmir telah tiap hari tak bisa hidup nenang akibat konflik historis sejak tahun 1947 akibat masalah nuklir India-Pakistan.

Mei 1999, konflik di Kashmir menewaskan 200 tentara India 500 lainnya terluka. 13 Desember 2001 dan menewaskan 20 orang.

Tahun 2004,  sebuah bom yang dikendalikan dari jarak jauh meledak di sebuah jalan di Desa Wachi, Distrik Pulwama, sekitar 65 kilometer di sebelah Utara ibu kota wilayah Jammu-Kashmir. Sebelas tentara India tewas dan melukai warga lain. Ledakan juga merusak mobil patroli tentara India serta meninggalkan lubang sedalam tiga meter.

Sekitar dua pertiga wilayah Kashmir berada di bawah kekuasaan India, sedangkan sisanya berada di pihak Pakistan. Pakistan berpandangan, seluruh wilayah Kashmir seharusnya berada di bawah kedaulatannya karena perpecahan Anak Benua Asia tahun 1947 karena masalah perbedaan agama.

Umumnya, yang menjadi korban dari konflik ini adalah umat Islam.

Setelah sekian lama tak pernah mendapatkan kedamaian, umat Islam Kashmir harus bersedih lagi atas musibah gempa. (cha, berbagai sumber)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qatar Bangun Stadion 100 M untuk Israel
Tulisan selanjutnya Akankah Aborsi Dilegalkan?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?