Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Diduga Terlibat dengan Mubarak Curangi Ikhwanul Muslimin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Desember 2005 06:00
Bagikan
Bagikan

Ahad, 4 Desember 2005

 

Hidayatulllah.com–Siasat curang terang-terangan Mubarak benar-benar memukul para kandidat Al  Ikhwan al-Muslimun atau yang kerap disingkat  IM. Tak satupun dari 49 orang kandidat nya meraih kursi dalam satu babak.

Namun, IM masih berharap pada 28 kandidatnya yang akan mengikuti babak run off dalam lima hari mendatang, karena tak ada dukungan melebihi 50 persen. Selain itu harapan juga disandarkan pada 10 kandidat di TPS yang belum selesai dihitung.

"NDP (partai Mubarak) menggunakan segala cara untuk menghalangi IM mendapat 100 kursi di parlemen," kata juru bicara IM Issam al-Aryan kemarin. "Curang adalah satu-satunya cara mereka untuk menghalangi ke TPS sejak kami memenangi sejumlah tempat."

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rezim Mubarak memang kaget pada perolehan IM di putaran pertama, yakni 34 kursi. Padahal, dalam pemilu lima tahun sebelumnya, IM hanya memperoleh 15 kursi.

Intimidasi dan premanisme ditingkatkan pada babak kedua. Namun, IM menambah kursi hingga 76. Dalam putaran kedua, 13 kandidat langsung lolos sekali coblosan, tanpa run off.

Dalam pemilu putaran ketiga, dua hari lalu, polisi huru-hara dengan sangat mencolok mencegat para calon pemilih oposan menuju TPS. Banyak pemilih yang ketakutan, namun banyak juga yang nekat. Bahkan, seorang warga tewas akibat ditembak, 60 lainnya luka.

Yang parah, polisi menangkap tak kurang dari 500 pendukung IM. Sejak coblosan dibuka 9 November lalu, sekitar 1.300 pendukung setia IM telah ditangkap.

Bila pemilu berjalan seperti putaran pertama, IM diperkirakan bisa meraih lebih 100 kursi. Meski hanya 76 kursi, IM sudah berhak mencalonkan seorang kandidat presiden, karena minimal 25 kursi bisa punya capres.

Sebenarnya, partai Mubarak, Partai Nasional Demokratik (NDP) tidak goyang. Namun, NDP tampaknya butuh untuk mengukuhkan dominasi dengan merebut 90 sisa kursi dari total 454 kursi parlemen. Mayoritas dua pertiga parlemen berhak mengubah konstitusi dan mengesahkan UU Darurat.

Setelah bungkam, AS mengaku prihatin melihat kekerasan di pemilu putaran terakhir kemarin. "Kami prihatin mendengar kekerasan yang terjadi di tahap terakhir proses pemilu Mesir," kata Deplu Sean McCormack, dengan kalimat berhati-hati. "Namun, seluruh proses pemilu adalah langkah penting bagi Mesir menuju reformasi demokratis."

Ditekan AS agar ada reformasi demokrasi, Mubarak mengizinkan para kandidat independen ikut pemilu, termasuk dari IM yang merupakan gerakan Islam terbesar yang dilarang sejak 1954.

Sayangnya, AS merasa hawatir kebangkitan IM yang kritis terhadap politik AS di Timur Tengah, lebih banyak diam di pemilu putaran pertama dan kedua.

Kasus ini menunjukkan perilaku ganda Barat, di mana satu pihak mengaku ingin menegakkan demokrasi, namun jika Islam yang menang Barat mengaku terancam. (afp/jp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gus Dur Akui Berlebaran ke Pak Harto
Tulisan selanjutnya Tahun 2015 Hutan Alam Indonsia Punah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?