Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Selama Ramadhan Ustadz Indonesia Laris di Malaysia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 September 2008 08:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua PKB untuk Malaysia Magfur Machrodji, Ustadz Miftah asal Jakarta, dan Ketua PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) Malaysia Irfan Syauqi Beik, mengemukakan hal itu dalam wawancara terpisah di Kuala Lumpur, Senin.

“Sudah lama ustadz WNI, baik mereka yang sudah tinggal lama di Malaysia dan sudah mendapatkan permanent resident, memberikan ceramah di surau-surau Malaysia. Beberapa ustadz kita sudah populer di Malaysia,” kata Magfur.

“Misalnya, Ustadz Ahmad Muaidi Rofi`ih asal Madura, Ustadz Tunggul Wahidin, ustadz Syarif asal Bawean. Mereka termasuk yang sering memberikan ceramah di surau-surau Malaysia. Jadi bukan hanya TKI, atau artis musik Indonesia laku keras di Malaysia. Ketika bulan Ramadhan pun, ustadz dan ulama kita laku keras di Malaysia,” kata Magfur yang sudah memiliki ijin tinggal tetap (permanent resident )dan sudah 25 tahun bermukim di Malaysia.

Ustad Miftah, asal Jakarta, yang sudah 15 tahun tinggal di Malaysia, membenarkan pernyataannya. “Jadwal saya sejak hari pertama hingga hari raya Idul Fitri, Alhamdulillah sudah penuh,” katanya.

Sebagai penceramah, ia mengakui tidak terhitung jumlah penceramah atau ulama Indonesia yang sering memberikan siraman rohani dari masjid ke masjid di Malaysia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagai salah seorang dosen di Universiti Islam Antarbangsa (UIA), Miftah mengemukakan, banyak sekali dosen di UIA yang WNI maupun mahasiswa S2 atau S3 menjadi penceramah atau imam masjid di Malaysia, apalagi selama bulan Ramadhan ini.

Ketika ditanya, mengapa banyak WNI memberikan ceramah di Malaysia, Miftah mengatakan, karena kemampuan (kapasitas) mereka banyak diminta ceramah atau berikan siraman rohani bagi masyarakat Malaysia selama bulan suci ini.

“Rakyat Malaysia banyak yang berguru ke Indonesia. Banyak juga yang membaca buku-buku Islam terbitan Indonesia. Mereka bisa menerima dan senang dengan ustads atau guru agama asal Indonesia,” tambah dia.

Malaysia memang banyak mengirim mahasiswa ke Mesir dan Arab Saudi, tapi banyak yang memilih menjadi guru agama di SD, SMP atau jadi dosen yang pendapatannya tetap dan masa depan terjamin. Jarang mereka mau pilih menjadi penceramah yang penghasilannya tidak pasti,” ujar dia sambil bergurau.

Salah seorang dosen fakultas ekonomi Dr Ugi Suharto mengakui, ia lebih sering menjadi imam masjid daripada penceramah. “Sekali dua kali saya diminta berceramah, tapi kebanyakan menjadi imam masjid karena saya menjadi imam masjid di perumahan saya di Shah Alam, Selangor,” kata Dr Ugi yang menjadi dosen di universitas Islam bergengsi itu. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diterjang Gustav, Satu Juta Warga AS Dievakuasi
Tulisan selanjutnya Ahmadiyah di Sumsel Resmi Dilarang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?