Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fakta Baru, Terdakwa Al-Qaidah Diminta Berbohong

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2009 17:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tertuduh otak Al-Qaidah,Khalid Sheikh Mohammad mengatakan, dia disiksa agar berbohong ketika dalam tahanan CIA. Demikian dokumen yang baru disiarkan.

Tahanan Teluk Guantanamo ini mengatakan, interogator memaksa dia untuk “mengarang cerita”, meskipun dia mengakui berada di belakang hampir 30 rencana teror.

Transkrip terbaru ini disiarkan CIA, sebagai bagian dari gugatan yang dilakukan Persatuan Kebebasan Sipil Amerika (ACLU). Sementara itu, Italia setuju untuk membawa tiga tahanan Teluk Guantanamo.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengumumkan kesepakatan itu, setelah perundingan di Gedung Putih dengan Perdana Menteri Silvio Berlusconi.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Italia Franco Frattini mengungkapkan, negaranya sedang mempertimbangkan permintaan Amerika untuk membawa dua tahanan Tunisia dari pusat penahanan di Kuba.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penyiksaan brutal

ACLU mengatakan, transkrip pemerintah yang baru disiarkan “menyediakan bukti baru mengenai penyiksaan brutal” oleh CIA.

Sebagian besar materi baru itu berpusat pada klaim pelanggaraan terhadap tahanan Guantanamo.

Abu Zubaydah mengatakan, “Setelah berbulan-bulan penderitaan dan penyiksaan, secara fisik dan mental, mereka tidak peduli dengan luka saya”.

“Para dokter mengatakan saya hampir meninggal sebanyak empat kali,” katanya.

Tahanan lain, Abd al-Rahim Hussein Mohammad al-Nashiri, mengeluh bahwa interogator biasa “menenggelamkan saya di air”, yang tampaknya merujuk ke teknik interogasi yang disebut “waterboarding”.

ACLU yang berusaha mendapatkan transkrip yang tidak disensor dari program penahanan pelaku teror mengatakan, dokumen terbaru “masih banyak ditutup-tutupi” oleh CIA.

Disebutkan bahwa dokumen sebelumnya, yang disiarkan CIA, telah nyaris menghapuskan rujukan kepada penyiksaan tahanan.

“Tidak ada basis yang sah untuk pemerintahan Obama melanjutkan penolakan untuk mengungkapkan tuduhan pelanggaran tahanan, dan kami akan kembali meminta pengadilan agar menyiarkan semua dokumen ini,” kata jaksa ACLU Ben Wizner. [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AM Fatwa Menerima Gelar Doktor Honoris
Tulisan selanjutnya Pakar: Tugas MUI Memang Mengeluarkan Fatwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

Berita
6 September 2026 14:34
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?