Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribut Kerudung di Militer Denmark

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Juli 2009 12:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah unit militer Denmark terlibat dalam percekcokan mengenai kerudung Muslimah setelah unit itu memperbolehkan seorang wanita berkerudung mengikuti pelatihan.

Home Guard, sebuah kesatuan keamanan dalam negeri yang terdiri dari ribuan prajurit sukarelawan, tidak memperbolehkan kerudung dan aturan itu telah dilanggar ketika Maria Mawla, 27 tahun, diperbolehkan menggunakan kerudung selama 10 hari program latihan dasar. Demikian dikatakan oleh juru bicara Home Guard Joergen Jensen, senin (20/7).

“Kami membuat kesalahan internal,” kata Jensen kepada Associated Press.

Masalah tersebut menjadi berita nasionl di Denmark, setelah seorang populis dari Partai Rakyat Denmark, yang dikenal dengan sikap anti-Islamnya, menunjukkan keterkejutannya atas sebuah artikel tentang Mawla yang dimuat di situs Home Guard.

Artikel yang dimuat tanggal 14 Juli itu, yang sekarang sudah tidak lagi ditampilkan, menggambarkan Mawla sebagi seorang Muslim taat keturunan Libanon, yang mengatakan bahwa kerudung tidak menjadi hambatan baginya selama menjalani pelatihan. Sebuah foto dalam artikel itu memperlihatkan ia mengenakan kerudung berwarna hijau dibawah topi kamuflase khas tentara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Harus saya katakan bahwa saya sangat terkejut, Home Guard tidak hanya membiarkan anggotanya menggunakan kerudung Muslimah, tapi juga membanggakannya,” kata Ib Poulsen, juru bicara Partai Rakyat Denmark untuk masalah pertahanan, dalam sebuah pernyataan. Pernyataan itu juga menuntut Home Guard agar melarang kerudung Muslimah, dan menyebutnya sebagai simbol penindasan atas wanita dan diskriminasi.

Sebelumnya pada hari Ahad, Kepala Home Guard Ulrik Kragh mengatakan bahwa kerudung tidak diperbolehkan dalam kesatuan karena melanggar peraturan tentang seragam militer Denmark. Kraigh mengatakan wanita Muslim itu bisa tetap menjadi anggota Home Guard jika ia menghormati aturan seragam yang ada.

Mawla mengatakan kepada media massa Denmark bahwa ia marah mendengar pernyataan tersebut.

“Saya rasa itu sangat diskriminatif,” kata Mawla kepada harian Jyllands-Posten. “Dan pernyataan itu membuat saya merasa seperti seorang warga negara yang buruk.”

Ia tidak menjawab telepon ketika dihubungi untuk memberikan komentar pada hari Senin.

Jensen, juru bicara Home Guard mengatakan, peraturan tentang seragam akan dikaji ulang akhir tahun ini. Ia juga mengatakan artikel tentang Mawla ditiadakan dari situs Home Guard “karena adanya kontroversi ini. Kami tidak ingin ia menderita. Ia sendiri tidak bersalah.”

Para kritikus mengatakan bahwa Home Guard terpaksa mengikuti tekanan dari Partai Rakyat Denmark, yang dikenal sangat mencurigai Islam.

“Sudah cukup,” kata Asmaa Abdol-Hamid, seorang imigran Palestina yang diolok-olok oleh pejabat Partai Rakyat Denmark pada tahun 2007 karena ia mengenakan kerudung ketika berkampanye untuk menjadi anggota parlemen. “Sudah waktunya Partai Rakyat Denmark berhenti dan memahami bahwa kita hidup dalam masyarakat demokratis.”

Partai Rakyat Denmark menduduki 25 kursi di parlemen dari 179 kursi yang ada, dan menjadi pendukung terkuat bagi pemerintah tengah-kanan yang berkuasa. Para pemimpin partai itu menjadi berita utama dengan retorika anti-Muslimnya di tahun 2006, ketika negara-negara Muslim bereaksi atas dimuatnya gambar Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasalam di surat kabar Denmark.[di/ap/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Selamatkan Anak dengan Mengurangi Nonton TV
Tulisan selanjutnya MUI Permasalahkan Draf RUU Produk Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?