Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Para Analis Pesimistis dengan Negosiasi Damai Palestina-Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Mei 2010 14:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pengamat Palestina menganalisis bahwasannya negosiasi tidak langsung antara Palestina-Israel yang diprakarsai oleh Amerika Serikat akan berakhir dengan kegagalan. Karena tidak menutup kemungkinan pada saat yang sama,Israel akan melakukan langkah-langkah yang menggagalkan negosiasi tersebut. Demikian dilansir Al-Jazeera.net (11/5).
 
Dalam pandangan mereka, anjuran yang diberikan Amerika Serikat serta persetujuan pemimpin Arab untuk melakukan negosiasi tidak langsung, disebabkan karena tidak ada opsi lain yang bisa dijadikan sebagai alternatif. Padahal semua orang juga sudah bisa membaca bagaimana hasil dari negosiasi tersebut.
 
Wartawan dan juga seorang penulis, Mahmud Fathatifah mengisyaratkan bahwa negosiasi tidak langsung ini dilaksanakan bertepatan dengan persiapan masyarakat Palestina memperingati peristiwa Nakba yang ke-62 tahun. Diharapan peringatan Nakba ini dapat menjadi risalah bagi negosiasi damai tersebut, agar mengakui kembali kepemilikan tanah Palestina beserta hak setiap warganya.
 
Ia juga mengatakan bahwa pembicaraan pada negosiasi damai tersebut tidak langsung kepada akar permasalahan, terutama mengenai pengungsian yang menjadi salah satu poin penting dalam peringatan Nakba. Ini merupakan indikasi negatif, karena Israel juga tidak mengakui hak-hak rakyat Palestina, khususnya yang berkenaan dengan tanah Palestina, perbatasan, dan hak para pengungsi.

Seorang analis politik dan dosen di Universitas Terbuka Al Quds, Nu’man Amr mengatakan bahwa negosiasi tidak langsung ini sama saja dengan negosiasi langsung yang telah berjalan selama 17 tahun. Ia menambahkan, hal ini karena situasi permasalahan yang sangat kompleks.

Sedangkan Muhammad Abu Allan, yang merupakan seorang penulis mengomentari bahwa tujuan diadakannya negosiasi hanyalah untuk memberi kesan yang baik dan adanya usaha perundingan. Meskipun hasil dari negosiasi tersebut sudah bisa diketahui bersama, yaitu gagal.

Ia juga mengatakan bahwa perundingan ini tidak akan berhasil, karena Israel sendiri telah mengatakan kegagalan tersebut sebelum dimulainya negosiasi.

Ia menekankan lagi, perundingan sebelum-sebelumnya yang diprakarsai oleh dunia internasional saja, tetap tidak membuahkan hasil. Apalagi sekarang hanya dimotori oleh Amerika Serikat sendirian. [sadz/jzr/hidayatullah.com]

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBNU Sebaiknya Bijak Tanggapi Protes PW
Tulisan selanjutnya Indonesia Menanti Kerja Sama Bisnis Investor Timteng

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 

Berita
9 Agustus 2026 17:39
Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis
Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah
Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz
Ratusan Orang Kurdi Suriah Kembali ke Kampungnya Setelah Bertahun-tahun Mengungsi

Terbaru

  • 70 Ribu Warga Palestina Hadiri Shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Ribuan Datang Sejak Subuh
  • Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
  • Ratusan Pemukim ‘Israel’ Nodai Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Yahudi
  • ‘Israel’ Kembali Langgar Gencatan Senjata, Bunuh Kepala Polisi Gaza
  • Lima Strategi PBNU untuk Wujudkan Pesantren Aman
  • RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren
  • Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq
  • Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
  • Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
  • CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?