Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Israel Tambah Personel Yahudi Ultra Ortodoks

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Januari 2011 10:34
Bagikan
Militer Zionis yahudi Ortodoks
Bagikan

Hidayatullah.com–Kabinet Israel hari Ahad (9/1) setuju untuk melipatgandakan jumlah penganut Yahudi Ultra Ortodoks dalam pasukan militer, dengan memanggil mereka untuk ikut wajib militer. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebutnya sebagai tindakan revolusioner.

Sebuah pernyataan dari kantor Netanyahu menyebutkan bahwa keputusan itu akan menaikkan jumlah penganut Yahudi Ultra Ortodoks dalam kemiliteran, dari jumlah sekarang 1.000 orang menjadi 2.400 pada tahun 2015.

Lebih jauh disebutkan, sebanyak 2.400 personel akan ditempatkan di berbagai pos di luar militer, termasuk di rumah sakit, kepolisian atau sebagai paramedis.

Di kebanyakan keluarga Yahudi Ultra Ortodoks, para pria menghabiskan waktu mempelajari kitab suci. Mereka umumnya membangun sebuah keluarga besar dan hidup dari bantuan berbagai yayasan keagamaan serta sistem kesejahteraan negara.

Dalam pernyataan tersebut dikatakan bahwa 60% penganut Yahudi Ultra Ortodoks hidup di bawah garis kemiskinan. Namun tidak demikian bagi yang ikut wajib militer, 80% dari mereka mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ini sebuah revolusi, sebuah revolusi nyata,” ujar Netanyahu kepada para wartawan di awal pertemuan kabinet mingguan itu.

“Ini akan membawa konsekuensi besar pada integrasi Ultra Ortodoks ke dalam masyarakat dan perekonomian,” tambahnya.

Secara tradisi, kebanyakan pemuda dan pemudi kelompok Ultra Ortodoks dikecualikan dari wajib militer dengan alasan belajar agama secara penuh, atau karena dunia militer menabrak larangan agama dalam hal kontak antara laki-laki dan perempuan.

Sebagian besar warga Israel terkena wajib militer selama tiga tahun bagi laki-laki dan dua tahun bagi perempuan, yang dimulai pada usia 18 tahun. Warga Israel keturunan Arab tidak terkena kewajiban itu, namun mereka boleh mengajukan diri.[di/maan/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hidayatullah Kaltim Nominator Yayasan Pendidikan Terbaik 2011
Tulisan selanjutnya NATO Tangkap Ulama, Warga Afghanistan Protes

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Berita
8 Juni 2026 19:00
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?