Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengunjuk Rasa Desak PM Tunisia Mengundurkan diri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Januari 2011 20:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali sudah melarikan diri, para pengunjuk rasa tetap melanjutkan aksinya. Senin kemarin, mereka bahkan bermalam di depan kantor diktator terguling.

Para pengunjuk rasa juga meminta Perdana Menteri sementara Mohammad Ghannushi dan anggota lain dari partai yang pernah berkuasa Partai Forum Demokratik Konstitusi untuk mengundurkan diri, demikian Press TV melaporkan pada hari Senin.

Demonstran dalam jumlah besar dari daerah terpencil dan miskin menuju ibu kota Tunis, dengan cara mereka masing-masing. Sementara itu, pemimpin pasukan Tunisia, Rachid Ammar, mengingatkan jika kekosongan kekuasaan di sebuah Negara dapat menyebabkan kediktatoran.

Unjuk rasa berlanjut di Tunisia ketika pemimpin sementara menyiapkan reshuffle kabinet utama. Juru bicara pemerintahan sementara mengatakan jika perombakan kabinet akan akan melibatkan sekurangnya enam pos kementerian.

Ia menambahkan jika pengumuman perubahan tersebut paling lambat hari Selasa.
Para pengunjuk rasa yang menuju ibu kota Tunisia dari seluru penjuru negeri menginap di luar komplek kabinet dan menghabiskan malam kedua mereka di sana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Senin malam, sumber informasi mengatakan seminggu setelah unjuk rasa di jalanan mendesak kabinet untuk mundur, para politisi Tunisia saat ini mendisusikan pembentukan dewan untuk menggantikan atau mengawasi pemerintahan sementara.

Janji Mundur

Sebelum ini, pasca runtuhnya kekuasaan Ben Ali, PM Tunisia Mohammad Ghannushi berjanji akan meninggalkan panggung politik.

Dalam wawancara televisi Mohamad Ghannoshi mengatakan akan keluar \”dalam jangka waktu sesingkat mungkin\”.

Pemerintah transisi pimpinannya telah berjanji akan mengadakan pemilihan umum dalam waktu enam bulan, namun hingga sekarang belum menetapkan tanggal. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Mengaku Tak Terpengaruh dengan Dokumen Rahasia
Tulisan selanjutnya Menag Ajak Gubernur Banten Galakan “Maghrib Mengaji”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026

Terbaru

  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?