Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Suriah Terima Penyelidik Senjata Kimia PBB

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Maret 2013 08:47 8:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Maret 2013 08:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Suriah telah menyetujui penunjukan seorang ilmuwan Swedia oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menyelidiki persenjataan kimia di negara itu, lapor koresponden Al-Arabiya Rabu (27/3/2013).

Mengutip sumber-sumber resmi, Al-Arabiya melaporkan bahwa tim penyelidik PBB itu akan tiba d Suriah pada pekan depan dan pemeriksaan terkait senjata kimia akan dilakukan di Homs, Otaiba dan Khan al-Assal.

Pada hari Selasa, Sekjen PBB Ban Ki-moon menunjuk Ake Sellsstorm untuk memimpin tim penyelidik senjata kimia di Suriah. Stellsstrom merupakan seorang profesor asal Swedia yang pernah menjadi ketua tim penyelidikan senjata kimia di Iraq UNSCOM tahun 1990-an. Sellsstorm juga pernah bekerja dengan UNMOVIC, kelompok PBB yang kembali ke Iraq tahun 2002 tanpa menemukan keberadaan senjata kimia/biologis di negara itu, sebelum invasi Amerika Serikat pada tahun 2003 dengan dalih Iraq memiliki senjata kimia dan biologis. Sekarang dia bekerja di sebuah lembaga penelitian terkait peristiwa yang berhubungan dengan bahan-bahan kimia.

Jurubicara PBB Martin Nesirky mengatakan, investigasi terkait senjata kimia di Suriah hanya meliputi data teknis, bukan penyelidikan kriminal. Tim akan menyelidiki apakah ada tanda-tanda pemakaian senjata kimia dalam konflik Suriah dan bukan menyelidiki siapa pengguna senjata kimia itu.

Kedua pihak, oposisi dan rezim Suriah, saling menuding pihak lawan memakai senjata kimia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Jumat lalu, Ban Ki-moon mengirimkan surat kepada Dewan Keamanan PBB meminta Inggris, Prancis dan Suriah agar memberikan informasi lebih lanjut tentang tuduhan penggunaan senjata kimia dalam konflik Suriah.

Dubes Inggris untuk PBB Mark Lyall Grant kepada wartawan hari Selasa mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan informasi itu kepada kantor Sekjen PBB Ban Ki-moon. Namun, dia menolak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Golongan Kanan yang Memberi Makan
Tulisan selanjutnya PERSIS: Negara Alami Kemunduran jika Lakukan Pemaksaan Asas Tunggal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?