Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tak Singgung Muslim, Suu Kyi Makin Akrab dengan Para Jenderal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Maret 2013 13:03 1:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Maret 2013 13:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Harapan masyarakat dunia atas peran peraih nobel perdamaian Aung San Suu Kyi terhadap konflik di Burma dan pembelaan terhadap warga Muslim Rohingya yang terus tertindas nampaknya masih sia-sia.

Konflik kelompok Buddhis-Muslim pada hari Jumat pecan lalu yang menyebabkan 40 orang tewas tak membuatnya banyak berbicara dan berkomentar.

Hari Rabu (27/03/2013), ia bahkan terlihat terlihat ‘mesrah’ berjabat pejabat militer di acara “Parade Hari Angkatan Bersenjata” di ibukota Naypyidaw.

Aung San Suu Kyi bergabung dengan para jenderal di acara parade militer yang digelar pertama kalinya, sebagai sebuah pamer kekuatan di tengah meluasnya kekerasan sektarian berdarah di Myanmar.

Momen ini digelar di tengah pergulatan Presiden Thein Sein untuk menghentikan kekerasan sektarian antara kelompok Buddhis-Muslim terakhir yang mendorong bekas jenderal itu mengumumkan keadaan darurat serta mengirimkan tentara untuk memulihkan ketertiban.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hanya beberapa jam setelah parade, sebuah masjid dan beberapa rumah kaum Muslim dihancurkan oleh ratusan orang di kota Zeegone, sekitar150 kilometer utara Yangon, yang merupakan kota utama Negara itu.

“Tentara dan polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa,” kata seorang warga dikutip Deutsche Welle.

Tak urung, para aktivis mengekspresikan kekecewaan kepada pemenang Nobel yang pernah dipenjara selama 15 tahun oleh junta militer tersebut, yang hingga kini masih membisu atas sejumlah episode kekerasan sektarian yang terjadi sejak tahun lalu.

Anggota Parlemen

Pemimpin pro demokrasi itu terlihat pada barisan depan selama parade dan sibuk bercakap-cakap dengan sejumlah jenderal termasuk Zaw Win, wakil menteri untuk urusan perbatasan.

Hubungan tokoh pembangkang yang kini menjadi anggota parlemen itu dengan militer, menjadi perhatian banyak kalangan, seiring persiapannya untuk pemilihan umum 2015. Kehadiran Suu Kyi dalam parade ini akan dilihat sebagai tanda hubungan yang semakin hangat dengan militer.

Saat ditanya kenapa Suu Kyi memilih untuk datang dalam parade, juru bicara Partai Liga Nasional untuk Demokrasi NLD hanya mengatakan: “Dia hadir karena memang diundang.“
Sejak konflik terjadi di wilayah Rakhine tahun lalu, lebih dari 110 kaum Muslim Rohingya telah meninggal dan 120.000 orang telah kehilangan tempat tinggal.

Kerusuhan terakhir dipicu oleh sebuah perdebatan di sebuah toko emas satu pekan lalu, yang kemudian berubah menjadi kerusuhan yang menjalar dan menyebabkan masjid-masjid dibakar, rumah-rumah dihancurkan dan tubuh-tubuh yang hangus terbakar dibiarkan tergeletak di jalanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia akan Jegal Oposisi Suriah di PBB
Tulisan selanjutnya Oposisi Suriah Hancurkan Pesawat Pembawa Senjata dari Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?