Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saadi Qadhafi Peringatkan Potensi Perang Saudara

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 8 Maret 2011 18:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam sebuah wawancara dengan Al-Arabiya yang ditayangkan Senin (7/3), Saadi Qadhafi memperingatkan akan bahaya perang saudara jika ayahnya mundur dari kursi kepresidenan.

“Situasinya sangat berbahaya. Dari sudut pandang perang sipil, pemimpin harus memainkan peran yang sangat-sangat besar guna menenangkan Libya dan meyakinkan rakyat untuk duduk bersama,” katanya.

“Jika sesuatu terjadi pada pemimpin, siapa yang akan mengendalikan (negara)? Perang saudara akan terjadi,” tambahnya.

Saadi memperingatkan bahwa Libya bisa berubah menjadi Somalia yang baru, di mana suku-suku yang ada di negeri itu saling bertempur satu sama lain.

“Suku-suku semuanya bersenjata, ada pasukan tentara Libya dan wilayah timur juga bersenjata. Situasinya tidak seperti Tunisia atau Mesir,” kata Saadi yang pernah sejenak meniti karir sebagai pemain sepakbola profesional di Serie A Italia sebelum akhirnya menjadi pengusaha.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancara tersebut Saadi juga menyalahkan saudaranya Saif Al-Islam, yang menuntut reformasi sebelum ketegangan memuncak di Libya, karena gagal menangkap masalah yang sebenarnya dihadapi rakyat kebanyakan seperti tingginya harga bahan pokok.

Saadi yang memiliki gelar insinyur dan pangkat militer kepada Reuters tahun lalu pernah mengatakan bahwa dirinya sedang mempersiapkan sebuah zona perdagangan bebas di daerah pantai Mediterania sebelah barat Tripoli.

Ketika kekacauan melanda Benghazi pertengahan Februari lalu, Saadi berbicara di radio setempat bahwa dirinya telah ditunjuk sebagai komandan kota itu. Tidak lama kemudian warga Benghazi berhasil mengambil alih kekuasaan dan mengusir keluar pasukan Qadhafi.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kalangan NU Desak Pemerintah Tegas Sikapi Ahmadiyah
Tulisan selanjutnya Lee Anulir Ucapannya Soal Warga Muslim Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?