Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Sebut Upaya Palestina Membentuk Negara Sebagai ‘Perang’

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 6 April 2011 10:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ada lagi istilah baru yang dibuat Zionis Israel terhadap bangsa Palestina. Setelah menjuluki pejuang Palestina dengan teroris, dan langkah-langkah perjuangannya (membalas serangan Israel) sebagai tidak beradab, kini menyebut langkah diplomasi Palestina di PBB untuk mewujudkan sebagai sebuah negara sebagai “langkah perang terhadap Israel”.

Seorang pejabat senior Pertahanan Israel telah memperingatkan bahwa upaya Palestina untuk mencari pengakuan  sebuah negara adalah langkah ‘mengisolasi Israel’ dan langkah “perang” yang serius untuk negara Yahudi, kata media melaporkan, sebagaimana dilansir laman Middle East Online, Selasa (5/4).

Komentar itu dibuat oleh Amos Gilad selama pertemuan pribadi, tetapi direkam dan disiarkan oleh televisi Israel Channel 10 pada Senin (4/4). Ia secara khusus mengungkapkan kekhawatiran Israel atas keberhasilan Palestina menumbuhkan usaha diplomatiknya.

“Pada September mendatang adalah isolasi bagi Israel, awal isolasi, tidak kurang kerasnya daripada perang,” kata Gilad.

Palestina, yang sedang melaksanakan kampanye diplomatik untuk mencari pengakuan global bagi kemerdekaannya, dengan juga mencari dukungan PBB untuk negara dengan perbatasan tahun 1967, diharapkan akan diputuskan pada bulan September mendatang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kampanye Palestina digambarkan oleh Gilad sebagai “serangan internasional terhadap Israel.”

Israel menentang keras langkah tersebut, dengan alasan perundingan adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik dan mendirikan negara Palestina.

Sejauh ini, delapan negara Amerika Latin telah mengakui negara Palestina, dan semakin banyak negara Eropa meningkatkan status perwakilan diplomatik Palestina.

Upaya Palestina untuk mendapatkan pengakuan internasional tersebut dimulai setelah pembicaraan perdamaian ambruk akhir tahun lalu, berkaitan masalah pelik pembangunan permukiman Yahudi.

Pembicaraan langsung antara Israel dan Palestina berhenti selama tiga minggu setelah mereka mulai pembicaraan pada bulan September 2010, ketika Israel tidak lagi memperpanjang pembekuan 10 bulan pembangunan permukiman baru di Tepi Barat.

Sejak itu pula Palestina telah menolak semua kontak langsung, dengan mengatakan tidak akan ada lagi pembicaraan di saat Israel terus membangun di atas tanah yang mereka inginkan untuk sebuah negara masa depan.*

Keterangan foto: pejabat senior Pertahanan Israel, Amos Gilad

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Kutuk Rencana Baru Pemukiman di al-Quds Timur
Tulisan selanjutnya Militer Mesir Selidiki Harta Mubarak dan Keluarga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?