Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ahmadinejad Dapat Peringatan Keras dari Khamenei

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 24 April 2011 09:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Geram dengan tindakan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad yang memotong kewenangannya, pemimpin spiritual tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei memperingatkan pemimpin Iran itu dihadapan ratusan pengikutnya.

Pertikaian terakhir antara Khamenei dan Ahmadinejad menyangkut pencopotan menteri intelijen pekan lalu.

Sebagian pihak menuding Ahmadinejad mencoba menggalang kekuatan untuk menantang kewenangan besar yang dimiliki Khamenei dalam pemilihan umum parlemen tahun depan dan pemilihan presiden 2013.

“Tidak akan saya biarkan, selama saya masih hidup, setitik pun penyimpangan dari gerakan besar negeri ini,” kata Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah Sabtu (23/4).

“Pada dasarnya, saya tidak bermaksud untuk mengintervensi urusan pemerintah … kecuali saya merasa diabaikan, seperti yang terjadi pada kasus belakangan ini,” katanya, merujuk pada pemecatan menteri intelijen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Heidar Moslehi dipaksa mundur pekan lalu setelah terlibat pertikaian dengan Ahmadinejad. Presiden secara terbuka menerima pengunduran dirinya, namun Khamenei memerintahkan Moslehi tetap berada di kabinet.

Pada puncak ketegangan, Ahmadinejad menolak mengundang Moslehi dalam rapat kabinet terakhir.

Para pengamat menilai, Ahmadinejad merasa perlu menguasai menteri intelijen yang akan digunakannya untuk memenangkan pemilu mendatang.

Sementara Khamenei diyakini sedang membentuk tim politik baru tanpa melibatkan pengikut setia Ahmadinejad, untuk memimpin pemerintahan selanjutnya.

Tanpa partai-partai politik berarti di Iran, kelompok-kelompok politik baru telah bermunculn sebelum pemilu. Menurut pengamat, Khamenei merasa terancam dengan keeradaan satu partai yang bertahan selama delapan tahun.

Dukungan Ahmadinejad di parlemen juga tampak melemah. Sebuah pernyataan yang ditandatangani 216 dari 290 anggota parlemen hari Rabu lalu, memperingatkan Ahmadinejad bahwa ia tidak bisa mengabaikan perintah Khamenei.

Ahmadinejad telak dipermalukan ketika media garis keras Iran menampilkan surat perintah Khamenei kepada Moslehi untuk tetap berada di kabinet. Khameni tidak menujukan surat itu kepada Ahmadinejad, karena ia mengabaikan perintah tertulis dari Khamenei dua hari sebelumnya.

Secara tradisi, pemimpin spiritual tertinggi Iran berwenang untuk menyetujui atau menolak pegangkatan para menteri luar negeri, intelijen, pertahanan dan menteri dalam negeri.

Kelompok konservatif memuj-muji Moslehi karena berhasil mengungkap keberadaan virus Stuxnet di komputer pengendali reaktor nuklir Busher belum lama ini, yang diyakini Iran disebarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jika Dapat Immunitas Saleh Mau Mundur
Tulisan selanjutnya Misi Rahasia Belanda Latih Afrika Lawan Al-Qaidah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?