Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Serukan Dilakukan Penyelidikan Atas Kematian Jaradat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2013 12:51 12:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2013 12:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–PBB menyerukan dilakukan penyelidikan independen atas kematian seorang warga Palestina dalam tahanan Zionis Israel, sembari memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan akan menimbulkan risiko letusan kekerasan di wilayah-wilayah pendudukan.

Pada saat yang sama para pejabat Palestina juga menuntut dilakukan penyelidikan independen dalam surat yang ditujukan kepada Dewan Keamanan PBB, dengan menyebutkan Arafat Jaradat yang meninggal pada akhir pekan lalu, diduga akibat disiksa.

Utusan PBB untuk Timur Tengah, Robert Serry, menyerukan dilakukan penyelidikan, dalam pernyataannya pada hari Senin (25/2/2013), setelah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad terkait kematian Jaradat.

Serry menyerukan para ahli Israel dan Palestina melakukan pemeriksaan terhadap jenasah korban.

“PBB mengharapkan otopsi dilanjutkan dengan penyelidikan independen dan transparan terhadap kematian Jaradat, yang hasilnya harus diumumkan sesegera mungkin,” tambah Serry, dilansir Aljazeera, Selasa (26/2/2013).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaradat ditahan pada tanggal 18 Februari dan meninggal lima hari kemudian.

Otoritas penjara Israel mengatakan, Jaradat meninggal karena serangan jantung. Tapi Menteri Urusan Tahanan Palestina, Issa Qaraqaa, mengutip temuan awal dari otopsi bersama, melaporkan adanya memar pada tubuh Jaradat, kerusakan otot, dan tulang rusuk patah.

Surat yang dikirim Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, kepada Dewan Keamanan mengatakan, hasil otopsi menunjukkan bahwa Jaradat “menjadi sasaran pemukulan, penganiayaan, dan kelalaian medis selama ditawan, yang kemungkinan besar telah terjadi penyiksaan.”

Surat itu menyebutkan, Jaradat memiliki enam patah tulang di leher, tulang belakang, lengan, dan kaki, bersamaan dengan cedera lainnya.

Pihak Zionis Israel mengatakan, tahanan tersebut bisa saja mengalami patah tulang dalam upaya menyadarkan dia setelah serangan jantung.

“Ini insiden yang mengerikan, merupakan bukti lebih lanjut dari perlakuan tidak manusiawi dan sistematis yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di penjara-penjara,” tambah surat itu, yang menyerukan dilakukan “penyelidikan imparsial” dan tindakan Dewan Keamanan untuk guna mendorong Israel mematuhi hukum kemanusiaan.

Ribuan warga Palestina menghadiri pemakaman Jaradat di Tepi Barat pada hari Senin dan beberapa pejuang telah mengancam akan balas dendam atas kematiannya.

Serry mengatakan, “ketegangan yang meningkat akan menimbulkan risiko destabilisasi yang nyata.”

Pemimpin PBB Ban Ki-moon pekan lalu menyatakan keprihatinan atas memburuknya keadaan pemogok makan Palestina di penjara-penjara Israel dan mengatakan bahwa hak-hak semua tahanan Palestina harus sepenuhnya dihormati.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jutaan Warga Turki Minta Larangan Kerudung Dicabut
Tulisan selanjutnya Muhasabah Terakhir Taubah bin Ash Shammah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?