Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Parlemen Pakistan Ancam Putus Jalur Suplai AS

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 14 Mei 2011 21:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Pakistan hari Sabtu (14/5) mengecam penyerbuan pasukan khusus AS yang membunuh Usamah bin Ladin di kota Abottabad 2 Mei lalu, dan mengancam akan memutus jalur suplai tentara AS ke Afghanistan jika terjadi lagi penyerbuan serupa.

“Parlemen mengecam tindakan sepihak di Abottabad yang merupakan pelanggaran kedaulatan Pakistan,” bunyi pernyataan parlemen, yang dikeluarkan setelah mendengar keterangan para pejabat keamanan.

Parlemen juga menuntut pembentukan komisi independen untuk menyelidiki peristiwa itu, tapi bukan komisi yang dipimpin oleh angkatan bersenjata sebagaimana yang diusulkan Perdana Menteri Yusuf Raza Gilani.

Kepala inteljen Pakistan Letjen Ahmed Shuja Pasha dihadapan para anggota parlemen, menjelaskan panjang lebar tentang hasil kerja militer Pakistan yang berupaya melawan serangan dari kelompok-kelompok perlawanan di Pakistan.

Pasha mengakui lalai mengawasi Usamah bin Ladin, tetapi ia membela diri dengan mengatakan bahwa Pakistan telah bekerjasama dengan Amerika Serikat untuk membunuh atau menangkapi para pendukung Bin Ladin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu Menteri Informasi Federal Firdous Ashiq Awan mengatakan bahwa kepala intelijen Pakistan pernah mengatakan jika Bin Ladin seperti “orang mati meskipun hidup.”

Menurut Awan, seorang pejabat angkatan udara mengatakan bahwa militer tahu “pesawat-pesawat Amerika membawa bom” dan berada di wilayah udara Afghanistan, siap untuk menembak jika pesawat Pakistan mengejar pasukan Amerika yang selesai melakukan operasi militer membunuh Bin Ladin.

Amerika Serikat sendiri mengatakan menyiapkan pesawat cadangan di wilayah udara Pakistan untuk mengawal pasukan Navy SEAL yang bertugas membunuh Bin Ladin.

Kata Awan, para pejabat militer meyakinkan anggota parlemen bahwa fasilitas nuklir Pakistan aman dan berjanji akan meningkatkan kemampuan angkatan udara mereka.

Pakistan menjadi sekutu Amerika Serikat dalam mengejar kelompok-kelompok Islam setelah peristiwa 9/11 dan mendapat kucuran dana yang tidak sedikit dari Washington sebagai balasannya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Palestina Syahid Akibat Bentrokan dengan Israel
Tulisan selanjutnya Serangan NATO Tewaskan 11 Imam Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?