Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Oleh-Oleh Konferensi Peradaban di Mesir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Mei 2011 09:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam rangka mengembangkan misi hubungan peradaban antar bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian, Bibliotheca Alexandrina menggelar konferensi yang bertajuk “Ta’aruf al-Khadharat”.

Konferensi ini berlangsung selama dua hari, 18-19 Mei 2011, di Bibliotheca Alexandria (Maktabah Iskandariyah) dan dihadiri oleh para akademisi dari 18 negara-negara Islam dan Arab.

Turut menyukseskan acara ini dua lembaga pendidikan Mesir, yakni Pusat Studi Kebudayaan & Dialog Peradaban Fakultas Ekonomi dan Ilmu Politik Universitas Kairo, dan “Markaz al-Hiwar” Universitas al-Azhar.

Tidak kurang dari 17 pembicara dihadirkan dari 7 negara-negara Islam, seperti: Mesir, Maroko, Algeria, Tunisia, Turki, Iran dan Saudi Arabia untuk mengulas seputar masalah peradaban dan pemikiran Islam.

Ta’aruf Khadharat secara harfiyah berarti usaha saling mengenal beragam peradaban. Ia merupakan istilah modern yang muncul untuk mengembangkan wawasan pengetahuan dan memerangi ketidaktahuan terhadap peradaban dunia. Istilah ini bertujuan untuk membina hubungan antar peradaban secara bermartabat dan saling menghormati.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di samping itu, ia juga mengkritisi istilah-istilah yang berdampak negatif yang sering disandingkan dengan kata “peradaban”, seperti istilah: konflik, konfrontasi, divisi dan penolakan sepihak oleh yang kuat.

Konferensi ini membahas unsur-unsur peradaban Islam yang damai dan berkemajuan sehingga diharapkan bisa berkonstribusi membangun dunia yang aman dan sejahtera, serta bisa dinikmati manusia semuanya.

Dalam sambutan tertulisnya, Imam Akbar Syeikh al-Azhar Prof. Dr. Ahmad al-Thayyib menguraikan karakter ajaran Islam yang toleran dan terbuka terhadap pemeluk agama lain.

Beliau juga mengungkapkan data-data historis tentang keterbukaan Islam terhadap semua umat dan peradaban. Interaksi yang sangat intensif terhadap peradaban umat lain bisa dilihat jelas melalui gerakan penerjemahan buku-buku agama dan tasauf India, filsafat Yunani serta peradaban Persia kedalam bahasa Arab.

Prof. Dr. Nadiya Mahmud Mustafa, professor di bidang hubungan internasional dan ketua jurusan ilmu politik di Universitas Kairo, mengulas contoh-contoh historis tentang adanya upaya saling mengenal antar peradaban baik melalui perang maupun diplomasi.

Misalnya bagaimana peradaban Islam berinteraksi dengan peradaban lainnya, baik bangsa-bangsa yang ditaklukkannya maupun yang menaklukkannya. Seperti yang terjadi pada masa-masa kejayaan Islam saat menaklukkan kawasan Syam, Persia, Spanyol, Balkan (Yugoslavia, Belgrade, Sarajevo), dst. Atau ketika munculnya kebangkitan Kristen di Spanyol hingga terjadi pembersihan etnis Islam dan budaya Arab dari bumi tersebut; kisah Islamnya kekaisaran Mongol setelah menaklukkan negeri-negeri Islam, terjalinnya hubungan ekonomi melalui jalur sutera pada masa Daulah Usmaniyyah, dst.

Dr. Nevzat Savas, pembicara dari Turki, membahas tentang mobilisasi pendidikan dan harta dalam mencetak manusia berperadaban. Beliau mengatakan bahwa manusia adalah kunci perubahan sosial dan kunci pembangunan peradaban.

Sedangkan ilmu pengetahuan ibarat ragi dan kimia pengubah manusia. Ilmu pengetahuan yang integral akan menghasilkan manusia yang paripurna. Oleh karena itu, perubahan sosial dan pembangunan peradaban yang hakiki hanya akan tercapai apabila peradaban ilmu terbina dengan baik. Peradaban yang dibangun dari ilmu yang integral ibarat gelombang ombak yang berasal dari dasar laut yang akan menggerakkan seluruh lautan. Ia bukanlah sekedar ombak di permukaan laut yang muncul dan hilang karena tiupan angin. Dalam hal ini Dr. Nevzat banyak memaparkan pengalaman dari falsafah sekolah Turki yang didirikan oleh sekelompok saudagar Turki di banyak negara.

Konferensi ini terasa sangat singkat untuk membahas masalah-masalah peradaban. Bahkan banyak di antara pemakalah yang terbentur dengan masalah keterbatasan waktu.

Namun demikian, paling tidak konferensi ini telah memberi sumbangan positif dengan menggali khazanah Islam yang pernah tampil sebagai model dalam menjaga eksistensi peradaban umat manusia. Tidak ada indikasi sejarah bahwa menjadi muslim berarti akan menafikan komunitas lainnya.

Sebaliknya, Islam hadir membawa rahmat bagi semua bangsa dan peradaban. Dan di tengah-tengah gelombang reformasi yang melanda beberapa negara Arab, dunia akan senantiasa menunggu konstribusi dari peradaban Islam.* /Henri Shalahuddin, laporan dari Iskandariya, Mesir

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Tawan Ibunda Tokoh Hamas
Tulisan selanjutnya Pemerintah Stockholm Bangun Enam Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?