Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ditawari Penyembuhan, Kaum Gay dan Lesbi Marah

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 7 Juni 2011 17:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tak semua niat baik bisa diterima dengan kebaikan. Salah satu contohnya yang sedang terjadi di Jerman. Baru-baru ini Persatuan Dokter Katolik Jerman mengatakan mereka menemukan penyembuhan bagi pelaku orientasi seksual kaum gay (homo) dan lesbian dengan sebuah pengobatan bernama homeopati. Namun yang terjadi justru sebaliknya, kelompok gay dan lesbian merasa geram atas temuan para dokter tersebut.

Dalam berita yang dimuat dalam majalah online Telepolis menyebutkan bahwa Union of Catholic Physicians (UCP) menawarkan “Therapy Options for Homosexuality” dianggap organisasi Lesbian and Gay Federation in Germany (LSVD) sebagai sebuah “penghinaan” dan “kekurangajaran”.

Menurut LSVd para dokter diaanggap “tidak memiliki rasa hormat terhadap kaum homoseksual dan biseksual,” katanya.

Sebagai asosiasi keagamaan, UCP yang menyebut dirinya sebagai “suara komunitas medis Katolik” itu menulis di situsnya bahwa sejumlah perawatan disediakan untuk menjaga agar “kecenderungan-kecenderungan” seperti itu jangan sampai membuat kaum homoseksual terkucil dan bereaksi defensif.

Pilihan-pilihan yang ditawarkan itu antara lain “perawatan konstitusional dengan peralatan homeopatis … misalnya alat pengurangan homeopatis seperti Platinum,” “psikoterapi,” dan “bimbingan keagamaan.” Di antara perawatan homeopati yang kontroversial adalah resep “Globuli,” pil kecil yang sebagian besar mengandung gula.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami tahu ada sementara kaum homoseksual yang secara spiritual dan psikologis berada dalam keadaan darurat dan mereka sangat menderita,” demikian ketua UCP Gero Winkelmann kepada Spiegel dalam sebuah pernyataan tertulis.

“Jika ada yang tidak bahagia, sakit atau merasa bahwa mereka berada dalam situasi darurat, mereka memilih bantuan yang kami tawarkan.”

Perawatan yang ditawarkan UCP itu memiliki dasar ilmiah. Dalam perawatan itu, kata Winkelmann, ada “literatur medis-psikoterapis, filosofis, dan teologis,” ada “pandangan sejumlah psikoterapis,” ada “ajaran Gereja Katolik, Kitab Suci,” serta “homoeopati dari Samuel Hahnemann,” dokter Jerman yang menciptakan praktek tersebut.

Menurut Winkelmann, tujuan UCP bukan untuk “melukai atau menindas” siapa pun, tetapi untuk mengungkapkan suatu “sikap dan pandangan medis” kepada pihak yang membutuhkan.

Masalahnya, kaum gay dan lesbsian ini merasa perilakunya itu ”bukan kelainan”.
Sebagaimana diketahui, dua agama besar Islam dan Kristen sangat melarang dan membenci perilaku homoseksual dan lesbian.

Dalam Imamat 20:13 disebutkan, “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.”

Sementara dalam Islam larangan senada juga tertuang dalam banyak ayat dan hadits.

Dalam Kitab As-Sunan Al-Kubra, IV/322 No. 7337, mengutip hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas menyebutkan; “Allah melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, (beliau mengulanginya sebanyak tiga kali).”

Sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas kepada hidayatullah.com menyebutkan, homoseksual dan lesbian homoseksual berpotensi melawan hak asasi manusia (HAM) karena perilaku itu memungkinkan seseorang menyukai dan berhubungan dengan sejenis, yang mengancam hak kelangsungan hidup. Sebab menurutnya, sunatullah hidup adalah berkembang.

‘’Dengan menjadi homo kan tidak bisa berketurunan untuk memiliki anak. Ini jelas bertentangan dan hak asasi untuk memiliki keturunan dan mengancam eksistensi manusia,’’ ujar Yunahar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gaylesbianold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mossad: ”Sebentar Lagi, Mesir Terlibat Perang dengan Zionis”
Tulisan selanjutnya Salafy Mesir: Dukung Partai Islam Termasuk Berjuang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?