Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penyiksa Muslimah Chechnya Dimakamkan Bak Pahlawan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 15 Juni 2011 11:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan kolonel Angkatan Darat Rusia, yang pernah didakwa menyiksa dan membunuh seorang gadis Checknya berusia 18 tahun, dimakamkan bak pahlawan, Senin (13/6).

Yuri Budanov, tewas ditembak orang tak dikenal di Moskwa pekan lalu.Ia adalah seorang mantan komandan tank. Penyerang menembak empat kali tepat di kepalanya. Budanov merupakan tentara dengan pangkat tertinggi yang pernah dihukum dalam perang Checknya, demikian diberitakan independent.co.uk, Selasa (14/6).1,Bunavov dipuji-puji oleh Rusia, namun dicerca di Chechnya.

Ia dihukum penjara selama 10 tahun pada 2003 dalam dakwaan menculik, menyiksa, memperkosa, dan membunuh gadis Checknya, Elza Kungayeva, saat operasi militer Rusia di wilayah Kaukasus pada 2000 namun dibebaskan secara bersyarat pada tahun 2009.

Kecurigaan mungkin menunjuk kepada pejuang Chechnya, pejuang yang ingin memisahkan diri dari di Rusia selatan di mana dua perang telah berkecamuk sejak 1990 dan awal 2000. Budanov adalah salah satu dari segelintir perwira yang paling terkenal buruknya menghadapi kampanye melawan teror yang digencarkan pihak Moskow. Pihak militer bertanggung jawab atas banyaknya perkosaan, penyiksaan dan pelaksanaan ekstra-pengadilan terhadap penduduk sipil selama konflik.

Namun dalam sebuah wawancara dengan media Rusia, Visa Kungayev, ayah Elza, yang sekarang tinggal bersama keluarganya di Norwegia, mengatakan, kematian Budanov tidak terkait dengan tragedi keluarganya. “Seekor anjing mati kematian seekor anjing,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meski demikian, saat pemakaman Budanov di luar Moskwa, Kimski, ratusan massa nasioalis Rusia bergabung dengan barisan keluarga dan petinggi militer, memberi penghormatan penuh pada sang mantan kolonel itu.

Sementara itu, ayah Elza, Kungayev mengatakan tradisi Muslim Chechnya adalah pantang melakukan balas dendam terhadap hal yang sudah terjadi.

“Saya adalah orang yang taat hukum. Jika tidak taat huku, maka saya sudah akan pergi dan bunuh diri,” katanya. “Tetapi saya tidak ingin itu.” Karena itulah ia mengatakan alasannya mengapa akhirnya memutuskan pindah ke Norwegia, agar bisa menjauh dari peristiwa itu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Danurejan, Satu-satunya Kantor Kecamatan yang Telah Bebas Rokok
Tulisan selanjutnya Menumbuhkan Fitrah Bijaksana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?