Hidayatullah.com–Pejabat senior Hamas Ahmad Bahar hari Sabtu (27/8) mengatakan bahwa pemerintah Zionis Israel berusaha menyeret Jalur Gaza ke dalam perang dan menuding Zionis bermain api.
Israel belum mengambil pelajaran dari kegagalan sebelumnya dan spertinya lupa akan kekuatan rakyat Palestina, kata anggota Dewan Legislatif Palestina itu dalam sebuah pernyataan.
Bahar menegaskan bahwa bangsa Palestina siap mengorbankan jiwanya untuk tanah air mereka, sementara tentara Israel tidak demikian. Ia menyarankan agar pemerintah Israel berpikir baik-baik sebelum melakukan serangan.
Hamas pada Ahad awal pekan ini setuju untuk melakukan gencatan senjata, sebagaimana yang dijembatani oleh Mesir.
Kesepakatan itu dilanggar hari Selasa (23/8) oleh Israel dengan melancarkan serangan udara yang membunuh dua anggota Jihad Islam, salah satunya komandan lapangan.
Jihad Islam yang sempat membalas serangan itu kemudian mengumumkan gencatan senjata baru pada hari Jum’at dini hari (26/8).