Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Al Bashir akan Digulingkan Pemberontak Sudan

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 13 November 2011 22:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pemerontak di wilayah Darfur dan perbatasan sebelah selatan mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah membentuk aliansi untuk menggulingkan Presiden Umar al Bashir, sehingga menjadikan eskalasi kekerasan di negara yang rentan konflik itu.

Kelompok pemberontak Darfur terbesar, Gerakan Keadilan dan Persamaan (JEM), Tentara Pembebasan Sudan (SLA) dan SPLM-N, yang memerangi tentara pemerintah di Kordofan Selatan dan Nil Biru, mengatakan bahwa mereka telah membentuk aliansi politik dan militer.

Aliansi yang diberi nama Front Revolusi Sudan itu memusatkan tujuan mereka untuk “menggulingkan rezim Partai Kongres Nasional dengan cara apapun” dan menggantikannya dengan sistem pemerintahan yang demokratis. Demikian disebutkan dalam pernyataan mereka yang diterima Reuters, Sabtu (12/11/2011).

Sebuah komite gabungan akan dibentuk untuk mengkoordinasikan aksi militer melawan Khartoum, kata mereka tanpa menjelaskan lebih lanjut.

“Ini adalah sebuah aliansi militer dan politik. Kami akan mengkoordinasikan perlawanan guna mengakhiri pemerintahan yang tidak menginginkan perdamaian,” kata Ibrahim El-Hilu, jurubicara salah satu faksi Tentara Pembebasan Sudan (SLA).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sudan menuduh Sudan Selatan, yang memisahkan diri pada Juli lalu, membantu kelompok pemberontak membentuk aliansi. Pemerintah Sudan menyebutnya sebagai agresi.

“Front Revolusi Sudan yang disponsori pemerintah Sudan merupakan tanda yang jelas dari agresi oleh negara Sudan Selatan terhadap Sudan,” kata pihak keamanan Sudan sebagaimana dikutip media pemerintah Sudanese Media Center (SMC) dalam situsnya.

Para analis mengatakan, kelompok pemberontak dalam aliansi baru tersebut semakin mendekatkan diri satu sama lain sejak Sudan Selatan melepaskan diri.

Angkatan Bersenjata Sudan memerangi para pemberontak di wilayah barat Darfur dan juga negara bagian di selatan, yaitu Kordofan Selatan dan Nil biru yang berbatasan dengan Sudan Selatan. Bentrokan yang terjadi di perbatasan itu meningkatkan ketegangan antara Khartoum dan Sudan Selatan.

Khartoum dan Juba saling menuduh masing-masing mendukung pemberontak yang mengacaukan wilayah mereka.

Sudan menandatangani perjanjian damai dengan kelompok-kelompok pemberontak kecil di Darfur pada hari Kamis lalu. Namun, JEM dan kelompok pemberontak besar lainnya menolak untuk menandatangani perjanjian itu.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Afghanistan akan Menggelar Loya Jirga
Tulisan selanjutnya IDB dan Swasta Korea Sepakat Bentuk Perusahaan Ijarah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?