Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Survei: Muslimah Belanda Berjilbab dengan Sukarela

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 23 November 2011 06:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah survei atas wanita Muslim dari seluruh penjuru negeri Belanda menunjukkan bahwa sebagian besar pemakai jilbab mengenakannya atas keinginan pribadi mereka.

Hasil survei menunjukkan, enam dari sepuluh wanita Muslim berusia 15 hingga 35 tahun di Belanda mengenakan kerudung. Sebagian besar Muslimah berkerudung, mulai mengenakannya pada usia 19 tahun dan bukan pada usia lebih dini. Hal ini bertentangan dengan keyakinan publik negeri kincir angin selama ini, yang menyangka mereka mulai mengenakannya pada usia belia. Hanya 16 persen dari responden yang menyatakan mulai berhijab pada usia 13 atau 14 tahun.

Penelitian tersebut dilakukan sebagai penanda penerbitan sebuah buku tentang jilbab di Belanda. Dengan survei tersebut, ingin ditunjukkan bahwa prasangka-prasangka masyarakat Belanda yang berkembang selama ini tentang jilbab tidak terbukti.

Salah satu prasangka buruk masyarakat Belanda tentang jilbab atau kerudung adalah pakaian ini merupakan bentuk penindasan terhadap perempuan, dalam hal ini Muslimah.

Kenyataannya, berdasarkan hasil survei dan bukti-bukti yang ada, wanita Muslim mengenakan kerudung atau berhijab berdasarkan keinginan sendiri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hasil survei menunjukkan, lebih dari separuh (53 persen) keluarga di mana ibu mereka mengenakan kerudung, tidak semua anak perempuannya juga ikut mengenakan kerudung. Terkadang bahkan hanya satu anak perempuan yang berkerudung. Demikian dilansir Radio Nederland, Selasa (22/11/2011).

Masalah kerudung dan cadar diperdebatkan secara panjang lebar di Belanda. Berdasarkan peraturan hukum di negeri bekas penjajah Indonesia itu, tidak semua pekerja boleh mengenakan kerudung saat bekerja, di antaranya hakim dan pegawai negeri sipil. Seruan pelarangan cadar di tempat umum juga terus dikumandangkan oleh kelompok-kelompok anti-Islam di negara yang mengaku menjunjung tinggi hak asasi manusia itu.*

Keterangan foto: Beberapa orang Muslimah Belanda.[themuslimwomen]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pada 2012 Pondokan Haji Kemungkinan Lebih Jauh
Tulisan selanjutnya Al Ikhwan Ikut Unjuk Rasa atau Tidak?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?