Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yahudi Serukan Pejabat Uni Eropa Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2012 19:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tidak terima dengan komentar pejabat Perwakilin Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Catherin Ashton, yang dianggap menyamakan pembunuhan 4 Yahudi Prancis dalam penembakan di sekolah Yahudi Ozar Hatorah dengan kematian anak-anak Gaza, komunitas Yahudi Eropa mendesak Ashton untuk mundur dari jabatannya jika tidak mau meminta maaf.

Hari Jumat (23/03/2012), Parlemen Yahudi Eropa (EJP) dan Persatuan Yahudi Eropa (EJU) mengumumkan kampanye menuntut Catherine Ashton untuk meminta maaf atas pernyataannya atau mundur, lansir Al Arabiya.

Berbicara dalam konferensi tentang pengungsi Palestina di Brussels, Belgia, hari Senin lalu, Ashton menyinggung tentang “anak-anak yang terbunuh dalam berbagai macam kondisi buruk.”

Dia lantas menyebutkan contohnya, seperti penembakan di Toulouse, Prancis (yang menewaskan 4 warga Yahudi), penembakan di Norwegia oleh Anders Breivik yang menyasar para pemuda aktivis sebuah partai, kecelakaan bus di Swiss yang menewaskan 22 anak Belgia satu pekan lalu, kekerasan yang sedang terjadi di Suriah, serta “apa yang sedang terjadi di Gaza dan di belahan bumi lainnya.”

EJP dan EJU menganggap, pernyataan Ashton itu berarti menyamakan tindakan pembunuhan anti-Semit berdarah dingin dengan akibat perang yang tidak dapat dihindari dalam perang Israel melawan teroris dan pihak-pihak yang ingin menghapuskan negara Yahudi Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Lady Ashton sekarang harus meminta maaf atau mengundurkan diri,” kata orang-orang Yahudi itu dalam pernyataannya.

Namun, Ashton membantah tudingan Yahudi tersebut.

“Dalam perkataannya, Perwakilan Tinggi (Ashton-red) menyebut tragedi yang merenggut nyawa anak-anak di seluruh dunia dan tidak menyamakan atau semacamnya antara peristiwa di Toulouse dengan situasi di Gaza,” bunyi pernyataan dari pihak Catherine Ashton yang dikeluarkan oleh jurubicaranya. Dalam pernyataan itu Ashton mengecam pembunuhan di sekolah Yahudi di Toulouse beberapa hari lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lawan Kanker 10 Wanita Saudi Panjat Everest
Tulisan selanjutnya Husni Mubarak Mengaku Bukan Diktator

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?