Hidayatullah.com—Sebuah truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) tiba di Jalur Gaza hari Rabu (04/04/2012) lewat pintu perbatasan dengan Israel Karem Shalom.
Petugas penghubung Raed Fattouh mengatakan, ia menunggu kedatangan sekitar 400.000 liter BBM yang dikirim hari Rabu ini. Dia menambahkan bahwa terminalnya mampu menampung BBM dua kali lipat jumlah tersebut.
BBM tersebut dikirim ke Jalur Gaza setelah tercapai kesepakatan antara pemerintah Palestina di Gaza dengan pemerintah Palestina di Ramallah, Selasa (03/04/2012), untuk mengakhiri krisis listrik di wilayah pesisir tersebut, lansir Maan.
Jurubicara pemerintah di Gaza Taher Al Nunu mengatakan, otoritas listrik di wilayahnya telah mentransfer uang sebesar 2 juta shekel (USD537.000) kepada pemerintah di Ramallah untuk membeli BBM dari Zionis Israel.
Jurubicara Otoritas Palestina di Ramallah Ghassan Al Khatib mengkonfirmasi penerimaan transfer pembayaran dari Gaza, dan mengatakan bahwa OP akan mengatur pengiriman 415.000 liter BBM melalui perbatasan Israel.
Al Khatib mengatakan, pengiriman BBM akan terus dilakukan jika pemerintah Gaza terus mengirimkan uang pembeliannya.
Hamas, penguasa pemerintahan Palestina di Gaza sebenarnya tidak mau membeli BBM dari Israel, karena berarti membiarkan Zionis mengendalikan kebutuhan energi Palestina.
Namun, suplai gas dari Mesir yang diharapkan bisa mengatasi ketergantungan atas BBM Zionis itu terkendala dengan belum siapnya jalur pipa gas yang melewati perbatasan Rafah. Di samping itu, pembangkit listrik satu-satunya yang ada di Gaza harus diubah, agar bisa dioperasikan menggunakan bahan bakar gas.*




