Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Palestina-Israel Sepakat Hentikan Mogok Makan

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Mei 2012 14:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tahanan Palestina yang dikurung dalam penjara-penjara Israel setuju untuk menghentikan mogok makan, menyusul janji Zionis untuk memperbaiki kondisi dan perlakuan terhadap para tahanan.

“Semua faksi sudah menandatangani kesepakatan untuk menghentikan mogok makan,” kata Ketua Klub Tahanan Palestina, Qadura Fares kepada AFP setelah melakukan negosiasi antara perwakilan tahanan dan petugas penjara Ashkelon, Israel, sebagaimana ditulis BBC (15/05/2012).

Jawad Bulus, pengacara yang mewakili sejumlah tahanan yang mogok makan, menyampaikan kabar ini kepada anggota Jihad Islam Bilal Diab dan Thaer Halahla yang sudah mogok makan selama 76 hari. Mereka sudah menyatakan menghentikan aksi mogok makannya. Kabar ini juga disampaikan juga kepada enam tahanan yang ditahan di unit tahanan administratif yang sudah mogok makan selama 56 hingga 76 hari.

Jumlah tahanan Palestina yang mogok makan memprotes perlakuan buruk Zionis terhadap mereka sebanyak 1.550 orang.

Penghentian aksi mogok makan itu dilakukan berdasarkan kesepakatan antara pihak Palestina dan Israel

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Menurut jurubicara intelijen Zionis Shin Bet, Israel berjanji akan melepaskan semua tahanan administratif jika masa tahanannya sudah berakhir, kecuali ditemukan bukti baru dalam kasus mereka. Israel juga setuju untuk mengembalikan para tahanan yang dikurung di sel isolasi ke sel umum dan mengizinkan kunjungan keluarga mereka dari Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Sementara menurut keterangan Shin Bet, pimpinan para tahanan telah menandatangani komitmen untuk menghentikan aksi teror dari dalam penjara.

“Jika ada tahanan yang kemudian melanggar kesepakatan ini atau memulai lagi mogok makan, maka Israel akan menunda komitmennya terkait sel isolasi dan kunjungan keluarga,” tambah Shin Bet.

Juru bicara PM Israel, Mark Regev mengatakan kesepakatan ini bisa dicapai karena ada permintaan dari Presiden Palestina Mahmud Abbas.

“Kami berharap kesepakatan ini akan membangun rasa saling percaya antar kelompok dan mempercepat perdamaian,” kata Regev.

Dalam perkembangan lain, Israel sepakat untuk menyerahkan kepada Pemerintah Palestina jasad 100 warganya yang terbunuh dalam sejumlah aksi anti Israel.

“Sebagai penghargaan kepada Presiden Abbas, Israel akan mengembalikan 100 jenazah warga Palestina yang terbunuh akibat serangan mereka,” kata juru bicara PM Israel lainya, Ofir Gendelman.

Saat ini sebanyak 4.699 warga Palestina ditahan di berbagai penjara di Israel.

Keberhasilan negosiasi penghentian mogok makan ini menurut anggota senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Hanan Asrawi merupakan bukti bahwa perjuangan tanpa kekerasan memiliki kekuatan.

Menteri urusan tahanan Palestina Issa Qaraqaa kepada wartawan di Ramallah mengatakan pemindahan tahanan yang berada di sel isolasi akan berjalan selama 72 jam sejak kesepakatan ditandatangani.

Selain itu, kunjungan keluarga yang dihentikan sejak satu tahun lalu akan dipulihkan dalam waktu satu tahun.

Kesepakatan ini disambut baik mantan PM Inggris Tony Blair yang kini menjadi utusan khusus Kuartet – Uni Eropa, AS, PBB dan Rusia – untuk Timur Tengah.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diskusi Irshad Manji di Halaman Masjid Nabawi
Tulisan selanjutnya Sebut Imam Syi’ah, Rapper Iran Dihukumi Kafir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?