Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis Diminta Bebaskan Pemain Sepak Bola Palestina yang Disekap

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juni 2012 17:44
Bagikan
FIFA desak Israel mengambil langkah terkait penangkapan pesepakbola Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com–Asosiasi Sepak Bola Palestina, PFA meminta asosiasi sepak bola Eropa, UEFA membatalkan keputusan menunjuk Israel menjadi tuan rumah turnamen kejuaran sepak bola Eropa U-21 tahun depan.

Permintaan itu didasari atas tindakan pemerintah Israel yang telah menahan tiga pemain sepak bola Palestina tanpa adanya proses penuntutan apapun.
 

Presiden PFA, Jibril Rajoub dilaporkan telah menulis surat kepada UEFA untuk menunjukan keprihatinannya terhadap penahanan ketiga pemain sepak bola Palestina.

Salah satu pemain yang ditahan tersebut, Mahmoud al-Sarsak dilaporkan ikut terlibat dalam aksi mogok makan.

Pekan lalu, kelompok hak asasi manusia telah memperingatkan bahwa mantan pemain bintang Palestina itu berada dalam kondisi sekarat setelah melakukan aksi mogok makan selama 80 hari.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Dalam surat yang ditujukan kepada Presiden UEFA, Michel Platini, Rajoub mengatakan pemerintah Israel telah melakukan pelanggaran langsung dari aturan yang ditetapkan oleh FIFA.

“Bagi atlet asal Palestina tidak ada kebebasan untuk bisa bergerak dan resiko untuk ditahan bahkan dibunuh selalu membayangi mereka,” kata Rajoub dalam suratnya dikutip BBC.

Selain Sarsak dua pemain Palestina lainnya yang ditahan adalah Penjaga Gawang Timnas Olimpiade Palestina, Omar Abu Rois dan pemain Ramallah, Mohammed Nimr.

Mereka semuanya ditahan karena tanpa adanya proses persidangan.

FIFA pada hari Selasa (12/06/2012) telah menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Mahmoud al-Sarsak dan mereka telah meminta Asosiasi Sepak bola Israel untuk mengambil langkah menyikapi kondisi ini.

Berbakat

Pesepak bola Palestina, Mahmoud al-Sarsak, 25, meninggalkan Jalur Gaza pada musim panas 2009 untuk bertanding sepak bola di Tepi Barat. Namun ia tidak pernah memenuhi rencananya ini.

Ia ditangkap oleh pihak Zionis ‘Israel’ dan setelah tiga tahun ditahan tanpa melewati proses hukum, Sarsak melancarkan aksi mogok makan. Masa tahanannya akan berakhir pada 22 Agustus namun tidak ada jaminan pihak penjara tak akan memperpanjang masa tahananannya selama enam bulan, seperti yang terjadi sebelumnya.

“Seluruh keluarga dan teman mengkhawatirkan kondisi Mahmoud dan rasa cemas ini membunuh kami,” ujar kakak Sarsak, Emad seperti dikutip dari laman Maan News.

Sarsak bergabung dengan tim sepak bola lokal di kamp pengungsi Rafah, Selatan Jalur Gaza sejak berumur 14 tahun. Ia pesepak bola termuda yang bermain di Liga A Palestina ketika itu. Pemain gelandang ini menarik perhatian pelatih Jerman saat ia bermain untuk tim nasional Palestina di Norwegia.

“Ia selalu bermimpi dapat bermain di luar negeri mewakili Palestina dengan bermain untuk tim Arab ataupun internasional. Dan ia sangat berbakat,” imbuh Emad.

Langkah pertamanya untuk mewujudkan impiannya ini adalah bermain untuk sebuah tim di Tepi Barat. Namun pada 22 Juli 2009, penjajah Zionis menangkapnya tanpa sebab yang jelas di perbatasan Erez.

Sarsak mulai melancarkan aksi mogok makan pada 19 Maret lalu dan hingga sekarang ia masih bertahan pada aksinya. Karena kondisi tubuhnya yang memburuk, ia kini berada dalam klinik penjara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kerangka Vampir Bulgaria akan Dipamerkan
Tulisan selanjutnya 5 Tahun Israel Bunuh dan Lukai 10.000 Warga Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?