Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Emine Erdogan Tak Kuasa Menahan Tangis di Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2012 10:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu dan istri perdana menteri Turki Emine Erdogan hari Jumat (10/8/2012) mengunjungi Muslim Rohingya di kamp pengungsian Banduba di negara bagian Arakan (Rakhine), Myanmar.

Selain PBB, bantuan yang diserahkan Turki itu merupakan bantuan dari negara asing pertama yang sampai kepada pengungsi Rohingya, lansir Today’s Zaman.

Dalam kunjungan itu, Davutoglu dan Emine Erdogan mendapatkan penjelasan dari Bulan Sabit Merah Turki (TRC) tentang kondisi kamp pengungsi tersebut.

Menurut TRC, di tempat itu terdapat 8.532 orang pengungsi dan saat ini membutuhkan 801 tenda.

Saat ditanya Davutoglu tentang masalah terbesar yang dihadapi pengungsi, TRC mengatakan bahwa penghuni kamp tersebut kesulitan mendapatkan akomodasi yang layak dan menderita kekurangan gizi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Istri PM Erdogan menangis

Dalam rekaman video yang diunggah ke YouTube, tampak Emine Erdogan tidak kuasa menahan tangis ketika Davutoglu berdialog dengan salah seorang pengungsi dengan bantuan penterjemah.

Davutoglu menanyakan apa yang dibutuhkan oleh pengungsi. Dijawab oleh seorang pria Rohingya, “Kami membutuhkan bantuan.”

“Kami ingin mendapatkan bantuan Anda,” katanya menegaskan sambil menangis.

Pada saat yang sama, Emine Erdogan yang duduk di kursi sebelah kiri Davutoglu terlihat berlinangan air mata. Ia terus mengusap mata dan hidungnya dengan selembar tissue putih.

“Kami mengucapkan terima kasih dan kami sangat bahagia melihat Anda berkunjung ke sini,” kata pria itu, setelah mendengar jawaban Davutoglu bahwa mereka bersama-sama akan membantu pengungsi.

Davutoglu dan pria Rohingya itu kemudian berpelukan. Terdengar kata “Allah…” saat pria itu memeluk erat Davutoglu sambil menangis.

Emine Erdogan kembali tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Sembari sedikit menolehkan wajah, istri PM Turki Recep Tayyip Erdogan itu, meletakkan telapak tangan kanannya di depan mulut untuk menahan tangis.

Di jalanan, Muslim Rohingya tampak berbaris menyambut iring-iringan kendaraan rombongan dari Turki itu. Mulai dari anak-anak kecil sampai orang tua, pria dan wanita, melambai-lambaikan tangan memberi penghormatan.

“Assalamu’alaikum..,” kata mereka bergantian seraya tersenyum sambil berbaris di tepi jalan. Mereka seperti tidak peduli meskipun harus berbasah-basahan karena hujan.

Ketika Davutoglu menyerahkan bantuan, pengungsi wanita mendekati Emine Erdogan. Mereka pun berpelukan erat sambil menangis. Lihat videonya di link ini: http://www.youtube.com/watch?v=MEfniqNel0g

Kunjungi warga Buddhis

Setelah mengunjungi kamp pengungsi Muslim Rohingya, Davutoglu dan rombongan mendatangi kamp pengungsi warga Buddhis.

Di tempat itu rombongan dari Ankara tersebut juga membagikan paket bantuan.

Davutoglu menyatakan bahwa semua orang memiliki hak yang sama dan ia berharap melihat warga Muslim dan Buddhis hidup berdampingan dengan damai.

Menteri Luar Negeri Turki itu juga menyampaikan salam dari rakyat Turki untuk rakyat Myanmar dan menegaskan bahwa Bulan Sabit Merah Turki akan terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Menurut data resmi, Myanmar memiliki populasi 55 juta jiwa, di mana 90 persen beragama Buddha dan 10 persen Muslim.

Sementara itu, lapor Today’s Zaman, Direktorat Manajemen Bencana dan Keadaan Darurat di Kantor Kementerian Perdana Menteri Turki (AFAD) menyatakan bahwa sampai saat ini jumlah bantuan untuk Muslim Myanmar yang berhasil dikumpulkan mencapai TL3,4 juta.

AFAD mengucapkan terima kasih kepada rakyat Turki atas dukungan mereka kepada saudara-saudaranya yang menderita akibat perang sipil, pembantaian etnis dan kemiskinan di wilayah Arakan, Myanmar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ErdoganMuslimmyanmarold migrateRohingyaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan: Jadikan Momentum Pendidikan Rabbany Kita
Tulisan selanjutnya Dilarang, Justru 350 Ribu Jamaah Shalat Jumat di Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?