Hidayatullah.com–Rencana Tabligh Akbar #IndonesiaDamaiTanpaSyiah yang diadakan Forum Pemuda Islam Se-Jakarta (FORPIJA) terancam batal. Pasalnya, pihak Masjid Agung Al Azhar membatalkan perizinan.
“Sejujurnya kami sebagai generasi muda Islam sangat kecewa dengan sikap Masjid Agung Al Azhar, mengingat sosok Buya Hamka adalah ulama yang tegas masalah Syiah,” jelas Septiansyah Bahar, salah satu penggerak FORPIJA kepada hidayatullah.com, Rabu (12/09/2012).
Lelaki yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) dari komunitas Underground Tauhid ini menekankan bahwa jadwal tabligh akbar #IndonesiaDamaiTanpaSyiah tidak akan berubah. Jadwal itu sendiri tetap sesuai rencana awal 16 September 2012. Saat ini panitia acara sendiri sedang mencari tempat alternatif untuk kegiatan tersebut.
Pihaknya mengaku telah mendapat konfirmasi kehadiran perwakilan MUI Jatim dan beberapa ulama dan pembicara lain.
“Konferensi pers sendiri sudah disosialisasikan, acara ini tidak mungkin dibatalkan,” jelas lelaki keturunan Nahdlatul Ulama (NU) ini.
Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi. Pemerhati Kordinator Komunitas Anti Zionis (KaZi). Pizaro juga menyayangkan sikap Al Azhar tersebut. Menurutnya Al Azhar diminta menggali lagi bagaimana sikap Buya Hamka terhadap masalah Syiah.
“Buya Hamka dulu berhadapan langsung dengan penguasa yang dzalim, ” jelas lelaki yang juga kader dari INSIST ini.
Tempat Tabligh Akbar #IndonesiaDamaiTanpaSyiah tersebut sendiri akan diumumkan secepatnya hari Jum’at (14/09/2012).
Tidak ada kekhawatiran apapun dari pihak FORPIJA atas pembatalan ini. Saat ini FORPIJA menjamin acara itu akan tetap berjalan. Hanya masalah tempat memang harus sedikit bersabar menunggu informasi secepatnya dan segera akan dikabarkan melalui group Facebook mereka #IndonesiaDamaiTanpaSyiah.*