Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas: Abbas Harus Akhiri Koordinasi Keamanan dengan Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 26 September 2012 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil pimpinan Hamas hari Selasa (25/9/2012) mendesak Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk mengakhiri koordinasi keamanan dengan Israel.

“Jika saya berada dalam posisi Abu Mazen [Mahmud Abba], saya akan mengakhiri koordinasi keamanan dengan Israel, yang membuat para pemukim [Yahudi] bisa mencaplok tanah-tanah Palestina sementara kita berdiri melihat mereka,” kata Musa Abu Marzuk dikutip Maan.

“Saya juga akan mengkaji ulang Protokol Paris, memastikan ekonomi Palestina tidak berada di bawah ekonomi Israel, melainkan didiukung oleh negara-negara Arab,” imbuhnya.

“Keadaan perekonomian di Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem jauh lebih baik sebelum [perjanjian] Oslo,” tegasnya.

Mengomentaria usulan Israel yanga kan keluar dari Tepi Barat secara penuh, Abu Marzuk mengatakan bahwa rencana Israel itu “bukan hal baru.”

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Israel secara umum telah mengakhiri solusi dua negara dan berhenti bernegosiasi. Mereka mau sepenuhnya keluar dari Tepi Barat dengan meninggalkan sejumput lahan bagi rakyat palestina, dan area itu akan tetap berada di bawah kendali Israe,” jelasnya.

Israel, kata Abu Marzuk, pada esensinya sudah meninggalkan Perjanjian Oslo, dan meninggalkan hanya bagian-bagian yang menguntungkan Israel seperti masalah koordinasi keamanan dan Protokol Paris.

Perjanjian-perjanjian yang dibuat antara Palestina dan Israel, tidak ada yang dipatuhi oleh Zionis. Israel sama sekali tidak berkomitmen atas Perjanjian Oslo, sementara Palestina harus tetap terikat dengan pernjanjian itu, kata Abu Marzuk.

Selain itu, para penandatangan Perjanjian Oslo tidak ada yang mau mengakui kesalahan yang mereka buat dalam perjanjian itu, dan juga tidak mengoreksi kesalahan tersebut, imbuh Abu Marzuk.

“Yang mengkhawatirkan saya terkait pembatalan Oslo adalah bahwa penjajahan atas Jalur Gaza secara legal berakhir, sementara penjajahan secara praktis berlanjut di Tepi Barat,” kata Abu Marzuk.

Menurut petinggi Hamas yang berbasis di Kairo itu, proposal perundingan damai yang ditawarkan oleh partai di luar partai koalisi penguasa Israel, seperti yang diusulkan Partai Meretz, hanyalah usulan basa-basi yang merupakan propaganda Zionis Yahudi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persatuan dan Khilafah, Syarat Kebangkitan Islam
Tulisan selanjutnya LPPOM: Sertifikasi Halal MUI Cukup Dipercaya di Timur Tengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?