Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Der Spiegel: Intelijen AS Bisa Mengambil Data dari Ponsel Pintar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 September 2013 07:28 7:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 September 2013 07:28
Bagikan
Unjuk rasa memprotes program intelijen Amerika atas internet dan telepon di Berlin (7/9/2013).
Bagikan

Hidayatullah.com—Lembaga intelijen Amerika Serikat National Security Agency (NSA) dapat melacak pengaman di berbagai perangkat telepon pintar seperti iPhone, Blackberry dan telepon seluler berbasis Android untuk kemudian mengambil data yang berada di dalam telepon-telepon tersebut, demikian menurut laporan majalah mingguan Jerman Der Spiegel Ahad (8/9/2013).

Der Spiegel mengutip dokumen dari NSA dan sejawatnya di Inggris, GCHQ, di mana kedua lembaga intelijen itu menjabarkan pembentukan tim khusus untuk menangani setiap jenis ponsel guna mengumpulkan data dari telepon dalam rangka mencari kemungkinan adanya ancaman terorisme.

Data dalam ponsel milik seseorang yang dapat diambil antara lain daftar sambungan telepon, trafik SMS, catatan, serta informasi lokasi di mana ponsel itu dipakai, lapor Der Spiegel.

Dalam artikelnya Der Spiegel tidak menjelaskan bagaimana mereka bisa mendapatkan dokumen yang masuk dalam kategori “rahasia” itu. Namun, salah satu penulis artikel tersebut adalah Laura Poitras, seorang pembuat film Amerika yang memiliki kontak dekat dengan Edward Snowden, mantan pegawai NSA dan CIA yang ikut menggarap pembangunan sistem intelijen penyadap jalur komunikasi internet dan telepon dunia “PRISM” dan kini berada di Rusia setelah kabur meninggalkan Amerika Serikat. Snowden masuk daftar pencarian orang yang paling diburu oleh aparat keamanan Amerika Serikat, di samping pendiri WikiLeaks Julian Assange.

Der Spiegel melaporkan, mulai Mei 2009 agen-agen intelijen tidak dapat mengakses pusat data milik pembuat ponsel pintar Blackberry setelah perusahaan asal Kanada itu menggunakan metode baru untuk mengkompres datanya. Namun setelah GCHQ berhasil menembusnya, mereka merayakan keberhasilan itu dengan kata “Champagne”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bocoran Snowden tentang PRISM menimbulkan perdebatan di Jerman mengenai kerjasama intelijen pemerintah Berlin dengan intelijen Washington.

Hari Sabtu (7/9/2013) ribuan orang turun ke jalan-jalan kota Berlin untuk memprotes tindakan NSA yang melakukan penyadapan massal atas pengguna internet. Banyak dari para demonstran itu mengusung plakat bertuliskan “Yes we scan” menyindir slogan kampanye Presiden AS Barack Obama dan “Stop watching!! NSA.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Orang Lagi Meninggal Terkena MERS
Tulisan selanjutnya Antisipasi MERS, CJH Diimbau Bawa Vitamin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?