Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Libya akan Buka File Kasus Lockerbie

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2012 19:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah baru Libya siap untuk mengungkap seluruh file terkait kasus Lockerbie, kata duta besar Libya untuk Inggris mengkonfirmasi.

Namun demikian Mahmud Nacua mengatakan, setidaknya Libya belum akan merilis informasi tentang kasus Lockerbie yang dimilikinya dalam waktu dekat.

Pernyataan bahwa Libya akan merilis informasi tentang kasus Lockerbie itu diumumkan bertepatan dengan peringatan ke-24 tahun pemboman pesawat maskapai Amerika Serikat Pan Am 103 di atas Lockerbie, Skotlandia, yang menewaskan 270 orang di udara dan di darat.

Kejaksaan Skotlandia belum lama ini meminta secara resmi kepada perdana menteri Libya yang baru agar membantu menuntaskan kasus tersebut dan pemerintah Inggris (Skotlandia dibawah kekuasaan Inggris) mengatakan mendesak Tripoli agar bekerjasama dalam kasus Lockerbie.

Nacua kepada BBC mengatakan, belum ada kesepakatan formal yang dicapai antara kedua negara, namun Libya akan membuka informasi yang dimilikinya terkait kasus itu, lapor BBC (21/12/2012).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pembukaan informasi kasus Lockerbie, kata Narcua, hanya bisa dilakukan jika pemerintah sudah mewujudkan keamanan dan stabilitas di negaranya, sebuah proses yang diyakininya akan memakan waktu sedikitnya satu tahun.

Bulan April 2012, Jaksa Agung Skotlandia Frank Mulholland mengunjungi Tripoli bersama dengan Direktur FBI Robert Mueller guna meminta kerjasama pemerintah Libya setelah tumbangnya rezim Muammar Qadhafi.

Pertemuan itu kemudian diikuti dengan pertemuan bulan Mei dengan perdana menteri sementara Libya di London guna membahas lebih lanjut tentang penyelidikan kasus Lockerbie.

Ketika itu, seorang jurubicara kejaksaan agung mengatakan bahwa perdana menteri meminta klarifikasi tentang sejumlah isu terkait penyelidikan kasus Lockerbie di Libya dan jaksa agung menyanggupi untuk memberikan informasi tersebut.

Sampai saat ini Abdul Basit al-Megrahi merupakan satu-satunya tersangka Lockerbie yang dijatuhi hukuman. Dia meninggal dunia tahun ini, setelah dibebaskan dari hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2009 dengan alasan kemanusiaan, karena dokter menyatakan usia al-Megrahi tidak akan lama lagi akibat kanker prostat yang menggerogotinya. Sebagian pihak, termasuk keluarga korban, ada yang tidak percaya bahwa al-Megrahi merupakan salah satu pelaku pemboman pesawat komersial Amerika Serikat itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rampas Senjata Pasukan Zionis dengan “Cabe”
Tulisan selanjutnya PM Inggris: Misi di Afghanistan Berhasil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?