Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Giliran Fatah Merayakan HUT-nya di Gaza

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 5 Januari 2013 14:16
Bagikan
Para pendukung Fatah merayakan HUT ke-48 Fatah di Gaza.
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah Hamas mendapat izin dari kelompok Fatah merayakan 25 tahun berdirinya di Tepi Barat (yang dikuasai Fatah), kini giliran Hamas yang menguasai Gaza mengizinkan Fatah merayakan ulang tahun ke-48 dengan menggelar pawai di Gaza City pertama kalinya.

Para pendukung Fatah membawa bendera kuning dengan motif hitam dan gambar almarhum Presiden Palestina Yasser Arafat saat tiba pada Jumat (4/1/2013), dengan membanjiri berbagai tempat dan jalan.

Banyak dari mereka bahkan telah tiba pada malam harinya di Gaza, kemudian menyalakan obor, dan memulai perayaan lebih awal. Mobil melaju di jalan-jalan dengan memasang bendera Fatah dan Palestina.

Perayaan yang dilakukan Hamas dan Fatah di wilayah kekuasaan pihak lain ini merupakan upaya kedua belah pihak memperbaiki hubungan, setelah bertahun-tahun menghadapi perpecahan dan ketidakpercayaan.

Setelah puluhan tahun memegang kekuasaan, Fatah mengalami kekalahan dalam pemilihan parlemen pada 2006 dengan Hamas, kelompok pejuang bersenjata terbesar Palestina.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Hasil pemilu demokratis itu tidak diakui oleh Amerika Serikat dan Zionis Israel, yang kemudian  malah memberi label Hamas sebagai “organisasi teroris”, sementara Fatah yang didukung Barat memerintah Tepi Barat.

Setahun setelah pemilu, pejuang Fatah dikalahkan oleh Hamas dan diusir dari Jalur Gaza.

Kekuatan Fatah di Tepi Barat juga semakin berkurang dengan friksi di internal, sehingga pengaruhnya pun kian berkurang. Gerakan ini didirikan pada tahun 1965 oleh Arafat.

Ini adalah partai sekuler dan terbesar dari berbagai faksi yang membentuk Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Sebagaimana diberitakan laman Aljazeera, peringatan pada 1 Januari ditandai dengan operasi pertama kalinya oleh sayap bersenjata PLO terhadap Zionis Israel, yang dikenal sebagai al-Assifa pada tahun 1965.

Fatah awalnya melakukan perjuangan bersenjata untuk menciptakan negara Palestina, tetapi kemudian perjuangan dilakukan melalui upaya perdamaian dengan Israel, yang dari hasil kesepakatan menciptakan negara Palestina di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapkan Waktu 3 Tahun, Habibie Rintis Industri Pesawat di Batam
Tulisan selanjutnya Malu Jika Takut kepada Selain Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

Berita
14 September 2026 10:33
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Terbaru

  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?