Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ghazwul Fikr

Selibasi: Bid’ah dan Perusak Moralitas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Maret 2013 08:45
Bagikan
Keith O'Brien: banyak pendeta merasa "sangat sulit menjalankan" seliba
Bagikan

Oleh: Qosim Nursheha Dzulhadi

MUNDURNYA Paus Benediktus XVI dari kursi kepausan begitu menggemparkan dunia. Menggemparkan bukan saja karena dia merupakan pemimpin puncak Kristen Katolik dunia, tetapi juga merupakan sejarah dalam gereja. Paus Benediktus XVI adalah orang pertama dari sekian banyak Paus yang mengundurkan diri dari jabatannya.

Lebih menarik, ternyata mundurnya Paus berkaitan dengan doktrin selibat (celibacy) yang sudah berurat-berakar dalam tubuh gereja.

Seperti yang diberitakan oleh The Guardian (Jum’at, 22/2/2013) Paus Benediktus XVI telah memberikan izin kepada mantan pendeta Anglikan untuk menikah tahun 2011 yang lalu. (https://hidayatullah.com/read/27398/23/02/2013/pemimpin-katolik-inggris-usul-pastor-diizinkan-menikah.html). [baca: Pemimpin Katolik Inggris Usul Pastor Diizinkan Menikah]

Karena memang selama ini para pastor dilarang menikah dan memiliki keturunan. Padahal, dalam pandangan manusia normal dan mengaku fitrah kehidupan untuk berumah-tangga, doktrin ini jelas tidak normal. Itu sebabnya sejak lama sudah banyak para pastor dan kardinal yang protes terhadap doktrin tua gereja ini.

Baca Juga

Amerika dan Perang Salib Baru?
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!
Tuduh Islam Kaku, Dokter Muda Kristen Ini Terbungkam saat Dengar Hujjah Buya Hamka
Syubhat Seputar Al-Qur’an: Benarkah Ada 2 Surah yang “Hilang”?

Harus diakui bahwa larangan kawin bagi para pastor menyebabkan terjadinya kerusakan moral dalam tubuh gereja sendiri. Perkawinan gay akhirnya terjadi dimana-mana. Meskipun sejatinya hal itu menunjukkan betapa bejatnya moral para petinggi agama Kristen akibat doktrin celibacy itu.

Oleh karena itu, Kardinal Keith O’Brien, pemimpin Katolik paling senior di Inggris menyarankan agar pemimpin Katolik diizinkan menikah dan memiliki anak. Kata Kardinal anti-gay ini, “…many priests have found it very difficult to cope with celibacy.” Lebih dari itu dia juga menegaskan bahwa sulitnya hidup dengan selibat itu karena is obviously not of divine of origin.” (Lihat, http://www.newser.com/story/163359/top-cardinal-next-pope-should-let-priests-get-married.html, 23/02/2013).

Dengan bahasa yang sangat provokatif, kepada BBC Scotland, Ketih O’Brien menyatakan, “the celibacy of the clergy, whether priests should marry — Jesus didn’t say that.” (Lihat, http://www.deseretnews.com/article/765623208/British-cardinal-says-married-Catholic-priests-a-possibility.html, 22/02/2013).

Hidup selibat memang bukan berasal dari Tuhan. Dalam bahasa Islam adalah bid’ah. Allah memang sangat mengecam beberapa doktrin dalam dalam tubuh gereja, salah satunya adalah doktrin celibacy ini.

Dalam al-Qur’an Allah berfirman dengan tegas,

الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ رَأْفَةً وَرَحْمَةً وَرَهْبَانِيَّةً ابْتَدَعُوهَا مَا كَتَبْنَاهَا عَلَيْهِمْ إِلَّا ابْتِغَاء رِضْوَانِ اللَّ

“…Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah (tidak beristri dan tidak bersuami, mengurung diri dalam biara) padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah,…” (QS. al-Hadīd (57): 27).

Doktrin ini jelas merupakan bentuk kerahiban yang dianggap melanggar fitrah manusia yang memang diciptakan harus berpasang-pasangan.

سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS: Yasin (36): 36).

Nabi suci, Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam dalam satu sabdanya yang disampaikan oleh Anas ibn Malik menyatakan, “Janganlah kalian mempersulit diri, sehingga Allah mempersulit (hidup) kalian. Sungguh, satu kaum yang mempersulit diri mereka, Allah akan mempersulitnya. Sisa-sisanya dapat kalian temukan di gereja-gereja dan sinagog-sinagog berupa ‘kerahiban’ yang mereka buat-buat sendiri yang tidak pernah kami ajarakan.” (HR. Abu Dawud).

Sebagai agama fitrah, Islam memang sudah mengingatkan dan mengkritik ajaran-ajaran yang tidak benar dan menyalahi fitrah manusia seperti celibacy itu.

Sebagai agama yang rahmatan li al-‘alamin (Qs. al-Anbiyā’ (21): 107), ajaran Islam selalu up to date dalam memberikan jawaban dan solusi bagi problematika hidup manusia.

Belajar dari kasus mundurnya Paus dan protes kardinal terhadap doktrin selibat, semakin meyakinkan dan menyadarkan mata dunia bahwa Islam memang agama yang benar (QS. Al ‘Imrān (3): 19). Maka siapa saja yang mencari-cari agama selain Islam, sesungguhnya dia tengah tertipu dan di akhirat kelak dia akan merugi (QS. 3: 85). Wallāhu a’lam bi al-ṣawāb!

Penulis adalah guru ngaji di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan-Sumatera Utara dan penulis buku “Membongkar Kedok Liberalisme di Indonesia” (2012).

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:menikahold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerakan Palestina’48 Tolak Kunjungan Obama ke Masjidil Aqsha
Tulisan selanjutnya Dianggap Pendatang Gelap, Indonesia akan Pulangkan Etnis Muslim Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 2)

25 Juni 2025 15:30
Ghazwul Fikr

Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 1)

25 Juni 2025 14:09
ArtikelGhazwul Fikr

Populernya Hamas, Meredupnya Otoritas Palestina dan Mahmoud Abbas

22 November 2023 12:10
ArtikelGhazwul Fikr

6 Narasi Sinisme Perjuangan Palestina = Propaganda Zionis

10 November 2023 16:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?