Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Surat Kaum Kristen pada Paus: ‘Israel Bangun Tembok di Atas Tanah Curian. Hentikan!’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Mei 2013 08:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | SahabatAlAqsha.com–Kaum Kristen Palestina yang tinggal di dekat Bethlehem mendesak Paus Fransiskus untuk menolak pembangunan tembok pemisah oleh ‘israel’ yang akan memisah-misahkan masyarakat mereka.

“Kami memohon kepada kekudusan Anda dengan perasaan putus asa agar menjaga harapan kami atas keadilan dan perdamaian,” ujar mereka dalam surat terbuka. “Militer ‘israel’ telah memulai pembangunan tembok di atas tanah curian dari Palestina yang akan memisahkan Bethlehem serta daerah-daerah lain dari Yerusalem dan tempat-tempat suci kami,” sambung surat itu dikutip Maan News.

Surat itu dilayangkan ketika Presiden ‘israel’, Shimon Peres tiba di Itali untuk kunjungan selama tiga hari dimana ia akan bertemu dengan Paus Fransiskus. “Kami dengan hormat meminta Anda memanfaatkan pertemuan ini untuk menyampaikan pesan penting tentang orang-orang Palestina, terutama kasus di Tanah Cremisan, Beit Jala. Kami membutuhkan aksi nyata untuk mengakhiri kekebalan hukum ‘israel’ sehingga kami dapat hidup secara bermartabat di negara kami. Pemilihan Anda menumbuhkan harapan akan adanya perubahan. Kami masih terus berharap,” sebut surat tersebut.

Cremisan

Minggu lalu lalu, pengadilan ‘israel’ memutuskan pembangunan tembok pemisah di atas lembah Cremisan seluas 170 hektar. Banyak umat Kristen Beit Jala bekerja di atas lahan ini juga di kebun-kebun anggurnya. Adanya tembok itu akan memisahkan mereka dari lembah dan dari Yerusalem yang jaraknya lima kilometer.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Pada 2004, pengadilan internasional memutuskan, pembangunan tembok pemisah adalah ilegal dan harus dihancurkan. Di wilayah Cremisan, rute yang dilewati tembok pemisah itu membelok tajam dari Jalur Hijau yang merupakan garis yang disepakati internasional sebagai pembatas antara ‘israel’ dengan wilayah-wilayah yang dikuasai dalam perang enam hari pada 1967.

Namun Kementerian Pertahanan ‘israel’ bersikeras tembok dibangun untuk “melindungi orang-orang ‘israel’ ” dan rute yang diambil tersebut didasarkan pada alasan ‘keamanan’.

“Membangun tembok di Bethlehem bukan saja melanggar hukum internasional tetapi juga mengganggu tatanan sosial warga Palestina dan keberadaan umat Kristen. Memisahkan Bethlehem dari Yerusalem untuk pertama kalinya dalam sejarah akan menghalangi warga Palestina, terutama orang Kristen dari lahan mereka,” ujar anggota partai Fatah, Nabil Shaath.*  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Marah, Jika tak Mampu Kendalikan Emosi
Tulisan selanjutnya Barisan Pengangguran Zona Eropa Semakin Panjang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

Berita
23 Oktober 2026 20:19
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?